Pelajar Kampung Lapai Padang Belajar Tradisi Budaya Minangkabau

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PADANG — Menanamkan nilai adat dan budaya sejak dini kepada generasi penerus dinilai penting untuk menambah wawasan serta pembentukan karakter yang berbudi pekerti yang baik di era teknologi saat ini. Seperti yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 dan 12 Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang dengan memperkenalkan tradisi Babako dan Makan Bajamba kepada anak didik.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengingatkan kembali kepada generasi penerus yang memasuki generasi emasnya, agar tradisi ini tidak lenyap dalam berselangnya waktu,” kata Ketua Panitia yang sekaligus guru Agama, Erman Pelani, Kamis (27/2/2020).

Dalam prosesi tradisi Babako, para siswa dan guru berjalan atau baarak sambil membawa jamba yang dimulai dari lapangan sekolah menuju ke simpang tinju, kemudian kembali lagi ke sekolah. Setelah sampai di sekolah, dilanjutkan dengan penampilan pakaian adat dan melakukan tarian adat seperti tari cindai, cewang,  indang, tanti batanti, dan lainnya.

Menariknya, dalam kegiatan itu guru juga ikut bergabung dengan siswa menggunakan pakaian adat minang. Apalagi, acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh orang tua murid.

Lebih lanjut Erman menyampaikan, setelah mengikuti baarak, kegiatan diakhiri dengan acara makan bajamba (bersama) lengkap dengan petatah petitihnya bak layaknya rangkaian adat di Minangkabau.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, terlebih di era modern saat ini yang serba canggih, anak-anak sudah sibuk dengan gadget yang dimiliki. Peran orang tua dan guru serta masyarakat turut mendukung kegiatan kebudayaan dalam memperkenalkan adat di Minangkabau seperti tari-tarian, prosesi adat, serta permainannya.

Salah seorang orang tua murid, Desi menyampaikan, bahwa kegiatan itu sangat bagus dan membuat anak-anak semakin mengenal jati dirinya selaku orang Minang memiliki budaya yang harus dilestarikan.

“Rancak (bagus), saya berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun, supaya anak-anak bisa banyak memahami adat dan budaya Minang,” tuturnya.

Kegiatan itu juga didukung penuh oleh pengawas SD, Zulfirda, M.Pd dan Ketua Kepala sekolah dari seluruh kepala sekolah di Kecamatan Nanggalo, Ermanto, S.Pd.

Lihat juga...