Pemerintah Satu Suara Jalankan Perpres 75

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyatakan, pemerintah sudah sepakat untuk satu suara dalam mengaplikasikan UU No. 75 tahun 2019.

Muhadjir menyatakan, pertemuan yang dilakukan dengan Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan dan Direktur BPJS Kesehatan menghasilkan kesepakatan.

“Perpres ini kan sudah dibahas sangat lama. Sudah dipertimbangkan dari berbagai sisi, manfaat dan mudharat-nya. Kebijakan itu kan tidak mungkin menyenangkan semuanya pasti ada trade off dan pay off. Ini sudah kita hitung-hitung semua,” kata Muhadjir saat ditemui media di Lobby Gedung Kemenko PMK Jakarta, Senin malam (17/2 /2020).

Ia menekankan bahwa sudah menjadi tugas pemerintah untuk memastikan bahwa Perpres 75 tersebut bisa dilaksanakan.

“Jika memang ada aspek-aspek yang tidak dikehendaki atau tidak terkehendaki dari dampak Perpres ini, akan diselesaikan secara bertahap,” ucapnya.

Terkait data-data yang sebelumnya diminta oleh DPR untuk diselesaikan, menurut Muhadjir sudah diselesaikan.

“Sebelumnya ada masalah terkait cleansing data, itu sudah dikerjakan oleh Kemensos dan sudah clear. Ada yang dimasukkan dan ada yang dikeluarkan. Tapi saya nggak bisa menyebut jumlahnya,” ucapnya.

Skema peningkatan target pembayaran iuran dari peserta BPJS dan Kepesertaan dari pemerintah daerah, menurutnya sudah diselesaikan juga.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan Selasa (18/2), Muhadjir menyatakan akan dihadiri Kementerian terkait.

“Lengkap besok hadir. Dan kita akan menyampaikan bahwa pemerintah sudah satu suara untuk menjalankan Perpres 75. Yang artinya, itu termasuk juga dengan kenaikan harga iuran untuk kelas III,” ucapnya.

Alasan pemerintah untuk tetap mempertahankan kenaikan harga adalah untuk menghindari masalah yang akan berpotensi muncul.

“Dampaknya berangkai kalau ditetapkan turun. Akan mempengaruhi jaringan kesehatan nasional secara keseluruhan,” pungkasnya.

Lihat juga...