Perkuat Diplomasi, Prabowo Subianto Merapat ke Abu Dhabi

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Kunjungan kerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Uni Emirat Arab (UEA) disebutkan sebagai upaya memperkuat diplomasi pertahanan.

Karo Humas Kementrian Pertahanan, Brigjen TNI Totok Sugiharto menjelaskan, Menhan Prabowo diterima dengan upacara jajar kehormatan di kantor Kementrian Pertahanan Uni Emirat Arab yang dilanjutkan dengan bilateral meeting dengan Menhan UAE Mohammed Ahmed Al Bowardi.

“Setelah melakukan pembicaraan bilateral di kantor Kemhan UAE, Senin (24/2), Menhan RI H. Prabowo Subianto dan Menhan UAE Mohammed Ahmed Al Bowardi menandatangani perjanjian kerjasama di bidang pertahanan sebagai tindak lanjut dari Letter of Intent yang ditandatangani kedua negara di Bogor tanggal 24 Juli 2019,” kata Totok kepada awak media, Selasa (25/2/2020).

Perjalanan Prabowo Subianto ke luar negeri, menurutnya, bertujuan untuk memperkuat diplomasi pertahanan. Hal tersebut sangat diperlukan mengingat situasi global yang semakin dinamis.

“Diplomasi pertahanan kita perlu dibangun lebih kuat lagi terutama untuk menghadapi dinamika global. Selain itu diplomasi pertahanan secara khusus juga diperlukan untuk mencegah terjadinnya ketegangan antar negara,” ujarnya.

Brigjen TNI Totok menyebutkan bahwa selain diplomasi pertahanan, kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri juga dilakukan untuk menjajaki alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diperlukan oleh Indonesia.

“Hal ini perlu dilakukan untuk mencapai target pemenuhan alutsista sesuai dengan Minimum Essential Force alutsista Indonesia,” pungkasnya.

Lihat juga...