Petani Lebak Kembangkan Komoditas Vanili

LEBAK – Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan tanaman vanili, menyusul permintaan pasar cenderung meningkat dan memiliki prospek sangat bagus untuk mendorong pendapatan ekonomi.

“Kami mengembangkan tanaman vanili itu,karena harga jual di pasaran cukup bagus,” kata Sangsang (45) petani Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin (24/2/2020).

Mereka mengembangkan budi daya tanaman vanili, karena tertarik harga di pasaran dan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi, apalagi saat ini, harga di tingkat penampung dengan kondisi basah berkisar Rp300.000 hingga Rp600.000 per kilogram.

“Sedangkan, harga vanili kering Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per kilogram,” katanya.

Menurut dia, selama ini petani yang mengembangkan tanaman vanili di Kabupaten Lebak relatif kecil dibandingkan di Provinsi Lampung dan Nusa Tenggara Timur.

Padahal, harga vanili di pasaran cukup bagus dengan harga kering hingga Rp3 juta sampai Rp6 juta per kilogram.

Karena itu, dirinya mengembangkan tanaman vanili untuk mendongkrak pendapatan ekonomi petani. Namun, perawatan tanaman vanili setiap hari harus rajin, agar cepat panen mulai usia tiga tahun ke atas.

Sebab, tanaman vanili itu setiap pagi dilakukan penyuntikan menggunakan lidi pada batang tanaman tersebut.

“Kami pernah mengembangkan tanaman vanili empat tahun lalu dan berhasil hingga menghasilkan uang Rp50 juta, namun tanaman itu ada yang membakarnya,” katanya, menjelaskan.

Begitu juga Iing (50), seorang petani warga Mandeg, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, mengatakan dirinya kini menikmati hasil penjualan vanili kering sebanyak 30 kilogram dan ditampung tengkulak Rp90 juta.

Produksi tanaman vanili itu dikembangkan di kebun ladang dan tidak menggunakan lahan luas, sebab pohon vanili tumbuh dengan merambat batang dan daunnya.

“Kami merintis tanaman vanili itu empat lalu, dan dipastikan produksinya bisa mencapai 10 tahun ke depan,” katanya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Ade, mengatakan pemerintah daerah mendorong petani dapat mengembangkan tanaman vanili, karena harga di pasaran sangat bagus.

Pengembangan tanaman vanili itu dipastikan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi petani, juga mendukung program Lebak Sejahtera.

“Kami minta petani terus mengembangkan tanaman vanili, guna meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya. (Ant)

Lihat juga...