Selain Grayak, Hama Tikus Serang Jagung Petani Flotim

KUPANG – Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Flores Timur, Anton Wukak Sogen, mengemukakan serangan hama tikus yang menyerang lahan tanaman jagung para petani di wilayah kabupaten bagian paling timur Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, hingga saat ini makin meluas.

“Kondisi serangan hama tikus di Flores Timur juga makin mengkhawatirkan, karena makin meluas lebih dari satu kecamatan,” kata Anton Wukak Sogen, di Kupang, Senin (17/2/2020).

Dia menjelaskan, sebelumnya hama tikus dilaporkan telah menyerang tanaman jagung milik para petani seluas 8 hektare di Kecamatan Klubagolit, Pulau Adonara. Namun hingga saat ini, serangan hama tikus makin meluas, termasuk di wilayah Kecamatan Tanjung Bunga, namun belum diketahui berapa luas lahan tanaman petani yang terdampak.

Anton Sogen menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan upaya pemantauan bersama para petugas penyuluh pertanian di lapangan, untuk mendapatkan informasi data yang akurat terkait dampak serangan.

“Saya sudah minta para petugas lapangan untuk merinci luas serangan hama ini, sehingga diharapkan bisa mendapatkan data yang akurat untuk langka penanganan selanjutnya,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah memberikan peringatan dini kepada hampir semua kecamatan di daerah itu terkait serangan hama tersebut.

Selain hama tikus, lanjut dia, pemerintah dan masyarakat di daerah itu juga sementara berjuang menangani serangan hama ulat grayak yang sudah menyebar pada hampir setiap desa di 19 kecamatan di kabupaten setempat.

“Sekarang memang banyak sekali laporan masuk terkait serangan hama ulat grayak ini, dan kami sudah distribusikan obat dan peralatan untuk membantu penanganan hanya saja memang masih sangat kurang,” katanya. (Ant)

Lihat juga...