Tanaman Suweg Dinilai Efektif Cegah Longsor Lahan Miring

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Suweg, tanaman bernama ilmiah Amorphophallus paenoniifolius dinilai cocok ditanam di lahan miring untuk mencegah longsor. Tanaman yang identik mendatangkan ular tersebut memiliki akar serabut dan juga memiliki daun yang menyerupai payung.

Edi Gunawan, warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan menyebut suweg sepintas menyerupai porang. Meski namanya tidak seheboh porang namun memiliki fungsi yang sama sebagai bahan pangan. I

Tanaman suweg kerap identik dengan mendatangkan ular. Bunga tanaman yang berwarna merah berbentuk bintil kerap dijadikan makanan ular tertentu saat matang. Umbi porang yang memiliki akar serabut menurutnya cukup kuat menahan tanah sehingga cocok untuk penahan longsor. Tanaman tersebut juga mampu menyimpan air pada batang, umbi yang bertahan hingga musim kemarau.

“Penanaman suweg secara berjajar pada lahan miring bisa mencegah terjadinya longsor karena memiliki umbi yang kuat dan daun suweg menyerupai payung sangat cocok menahan hujan menggerus tanah,” beber Edi Gunawan saat ditemui Cendana News, Rabu (19/2/2020).

Selain menjaga lingkungan, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomis. Saat musim paceklik atau tidak panen padi, suweg bisa diolah dengan cara direbus, digoreng menjadi pengganti nasi. Pengolahan lanjutan suweg dengan proses pengeringan memungkinkan jadi tabungan bahan makanan.

Edi Gunawan, warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan memperlihatkan tanaman suweg yang ditanam sebagai bahan pangan dan pelindung tanah dari bahaya longsor, Rabu (19/2/2020). Foto: Henk Widi

Sipon, warga di desa yang sama menyebutkan, tanaman ini mirip seperti bunga bangkai. Meski demikian, umbinya kaya akan larbohidrat.

“Penanaman suweg pada lahan miring sangat cocok karena tanaman ini tidak butuh perawatan khusus tapi manfaatnya besar,” beber Sipon.

Suyanto, polisi kehutanan Kesatuan Pengelola Hutan Gunung Rajabasa-Register 1 Way Pisang-Bukit Serampok menyebutkan, suweg menjadi pilihan untuk lahan kritis sehingga menahan laju air penyebab longsor saat penghujan.

“Pada titik tertentu suweg bisa mencegah erosi pada lahan miring sekaligus alternatif bahan pangan,” tutur Suyanto.

Pencegahan longsor yang berpotensi saat musim penghujan menurut Suyanto bisa memakai suweg. Meski demikian hanya sedikit masyarakat yang membudidayakan sebagai komoditas pangan.

Lihat juga...