Tunggakan BPJS Kesehatan ke RSUD Tanjungpinang Rp9 Miliar

Ilustrasi -Ant

TANJUNGPINANG – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Kepri, Agung Utama, mengakui pihaknya menunggak pembayaran klaim ke RSUD Pemkot Tanjungpinang sekitar Rp9 miliar.

“Tunggakan tersebut diperkirakan terjadi pada Oktober atau November 2019, seiring rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat membayar iuran, terutama peserta umum,” katanya di Tanjungpinang, Kamis (20/2/2020).

Agung menegaskan, pembayaran klaim RSUD itu segera dilunasi secara bertahap oleh Kantor BPJS Kesehatan Pusat. Menurutnya, tagihan klaim yang masuk akan dibayar berdasarkan nomor antrean.

“BPJS Kesehatan juga punya standar waktu penyelesaian klaim, jika melebihi waktu yang ditetapkan, bisa dikenakan sanksi,” tegas Agung.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, menyatakan informasi mengenai tunggakan klaim Rp9 miliar itu diketahui ketika pihaknya melakukan kunjungan kerja ke BPJS Kesehatan pada akhir Januari 2020.

“Setelah itu, kami langsung mendesak pemkot menagih pembayaran klaim ke BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang,” ujar Ade.

Ade menyebut, tunggakan ini tidak saja dapat menghambat kegiatan operasional RSUD Kota Tanjungpinang, tapi juga bakal mengganggu penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) setempat.

“Karena ini adalah hak kita. RSUD kan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), ada profit, berarti PAD kita masih di tangan mereka,” imbuhnya. (Ant)

Lihat juga...