Warga Palangka Raya Gencarkan Gotong Royong Berantas DBD

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama masyarakat di daerah setempat menggencarkan gerakan gotong royong membersihkan lingkungan sebagai upaya memberatas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Ini wujud ‘smart society‘ atau masyarakat cerdas. Sadar bahwa kesehatan bisa diwujudkan dengan upaya bersama, salah satunya dengan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan, untuk mencegah penyakit demam berdarah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo, di Palangka Raya, Minggu.

Menurut dia bergotong royong membersihkan lingkungan, selain juga untuk meningkatkan kebersamaan, kesadaran dan memupuk jiwa sosial antarwarga juga akan berimbas pada terlaksananya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Untuk itu kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi tingginya pada Puskesmas, Kelurahan Panarung serta khususnya warga di Jalan Veteran yang hari ini bergotong royong bersih lingkungan,” tambahnya.

Pernyataan itu diungkapkan dia saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan gotong royong membersihkan lingkungan sebagai upaya memberantas DBD yang dilaksanakan pihak Puskesmas dan Kelurahan Panarung serta warga di Jalan Veteran, Palangka Raya.

“Apalagi kita tahu bersama bahwa Palangka Raya juga masuk kawasan endemi DBD. Maka gerakan bersama ini harus terus dilaksanakan agar nyamuk aedes aegypti yang menjadi penyebar DBD tak berkembang biak,” jelasnya.

Ketua RT setempat, Nanang Nur Chozin, menerangkan bahwa pelaksanaan gotong royong di lingkungan yang hampir mencakup 150 kepala keluarga rutin dilaksanakan.

“Meski berbagai macam kegiatan, gotong royong ini rutin kami laksanakan. Namun hari ini sedikit berbeda dengan kehadiran pihak kelurahan, puskesmas, babinsa dan babinkamtibmas,” ujarnya.

Pantauan di lapangan gotong royong itu antusias diikuti puluhan warga di Jalan Veteran. Tak hanya para bapak-bapak, bahkan para ibu beserta anaknya pun turut berpartisipasi dalam kegiatan bersih lingkungan itu. Bahkan terik matahari pun tak membuat mereka cepat-cepat pulang sebelum kegiatan usai.

Selain bergotong royong, sejenak para petugas puskesmas yang ikut andil bagian pada bersih lingkungan itu juga memberikan sosialisasi singkat agar warga turut mengantisipasi penyebaran BDB.

Diantara yang disampaikan seperti harus selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terus melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan langkah 3M Plus (mengubur barang bekas, menutup dan menguras bak penampungan air serta menaburkan bubuk abate). (Ant)

Lihat juga...