1.200 Titik di Jateng Disemprot Cairan Disinfektan

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Mengerahkan semua kendaraan taktis, baik dari Brimob, Samapta serta dibantu dari fungsi Lalulintas hingga pemadam kebakaran, Polda Jawa Tengah bersama dengan Kodam IV/Diponegoro, pemda serta instansi terkait, melaksanakan penyemprotan disinfektan secara serentak, Selasa (31/3/2020).

Setidaknya ada 1.200 titik penyemprotran di seluruh Jateng, mulai jalan protokol, rumah ibadah, pasar tradisional hingga zona merah. Untuk wilayah Semarang, kegiatan dilakukan di Simpang lima – Jl Pahlawan – Jl Pemuda – Jl Imam Binjol. Kemudian Jl A. Yani – Pedurungan – Jl MT Haryono – Jl Dr Cipto – Peterongan -Java Mall.

Tirik selanjutnya, Masjid Baiturahman – Jl Gajahmada – St. Poncol – Jl MH Thamrin – Kp Kali – Stadion Diponegoro. Lalu Polrestabes Semarang – Bandara Lama – Krapyak – Kali Banteng -lalu kembali Mako Polrestabes Semarang.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjelaskan penyemprotan serentak tersebut sesuai instruksi dari Kapolri, bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan masyarakat di sela penyemprotan disinfektan di kawasan Kota Lama Semarang, Selasa (31/3/2020). -Foto Arixc Ardana

Sementara untuk daerah zona merah, meliputi Semarang Utara di Kelurahan Kuningan dan Krobokan, Semarang Barat di Kelurahan Talangsari dan Manyaran, Semarang Tengah di Kelurahan Kembangsari dan Ramunharjo, Semarang Selatan  dilalukan di  Kelurahan  Randusari, Gajahmungkur dan Bendungan, serta di wilayah  Candisari.

“Penyemprotan ini sesuai instruksi dari Kapolri,  bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan masyarakat. Khusus untuk di wilayah Kota Semarang, penyemprotan disinfektan dilakukan seluruh tempat dan fasilitas publik serta permukiman masyarakat yang telah ditentukan sebelumnya,” papar Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel , disela penyemprotan disinfektan di kawasan Kota Lama Semarang, Selasa (31/3/2020).

Ditambahkan, selain dilakukan dengan menggunakan mobil water cannon milik kepolisian dan armada Dinas Kebakaran serta mobil-mobil tangki, pelaksanaan penyemprotan disinfektan juga dilakukan dengan berjalan kaki masuk ke perumahan, tempat ibadah serta pasar tradisional.

Kapolda lebih lanjut menjelaskan, selain melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga. Salah satunya, untuk tetap berada di rumah dan tidak melakukan pertemuan atau perkumpulan warga.

“Hindari acara kumpul-kumpul warga, dan terapkan imbauan pemerintah soal social distancing atau physical distancing,” tandasnya.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk mematuhi kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan dan memutus rantai merebaknya virus corona di sela penyemprotan disinfektan di kawasan Kota Lama Semarang, Selasa (31/3/2020). -Foto Arixc Ardana

Hal senada disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk mematuhi kebijakan pemerintah terkait pandemi corona. “Kebijakan tersebut dilakukan, dalam upaya pencegahan dan memutus rantai merebaknya virus corona,” jelasnya.

Sejauh ini, Kodam IV/Diponegoro juga sudah menyiapkan delapan Rumah Sakit Tentara (RST) untuk membantu menangani pasien corona. Dari delapan rumah sakit tersebut, empat di antaranya kini sudah merawat pasien corona, yakni RST Bhakti Witra Tamtam (BWT) Semarang, RST Dr Soedjono Magelang, RST Dr Soetarto Yogyakarta, dan RST dr Asmir Salatiga.

Sementara, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyambut positif kegiatan penyemprotan disinfektan secara serentak tersebut, dengan melibatkan seluruh jajaran Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro dan pemerintah daerah setempat.

“Ini merupakan wujud sinergitas semua komponen, untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Lihat juga...