5000 APD Didistribusikan ke RS Muhammadiyah di Jateng

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG  — Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng turut memberikan kontribusi dalam penanganan wabah Covid-19 dengan membagikan sebanyak 5 ribu baju alat pelindung diri (APD), didistribusikan ke delapan RS Muhammadiyah di Jateng, yang menangani pasien corona, termasuk di Kota Semarang.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng, Tafsir di kantor PWM Jateng, Semarang, Kamis (26/3/2020).

“Kami tidak boleh abai, harus ikut terlibat dalam penanganan bencana. Termasuk, membentuk Pos Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Covid-19. Wadah ini, berisi sejumlah organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki program berkaitan dengan penanganan wabah virus corona,” paparnya.

Ditandaskan, merebaknya virus corona berdampak banyak hal, multidimensi, termasuk bidang ekonomi.

“Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) juga menggalang dana untuk tenaga medis, korban virus corona, termasuk para guru,” tambahnya.

Pihaknya telah menyiapkan sukarelawan di setiap pengurus cabang/tingkat kecamatan, satu tim minimal lima orang, dengan total 573 Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Jateng.

“Mereka ini nantinya akan bertugas, dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. Termasuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. PW Muhammadiyah sudah melakukan langkah dari awal, termasuk menyemprotkan disinfektan di masjid dan tempat ibadah umat lain. Ini persoalan kemanusiaan, bukan ritual keagamaan,” ujarnya.

Ketua Bidang Kesehatan Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr Hasan Bayuni mengatakan, pihaknya telah menyiagakan rusunawa di kompleks RS PKU Muhammadiyah Gombong, Kebumen, sebagai rumah sakit khusus yang akan menangani pasien corona.

Dijelaskan sejak masuknya wabah corona di Indonesia, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut sudah menampung pasien suspect corona.

“Ada empat RS PKU Muhammadiyah di Kebumen yakni Sruweng, Petanahan, Kutowinangun, Gombong, yang akan bergabung mendirikan pelayanan khusus corona di Kebumen Jateng,” ungkapnya.

Ditandaskan, saat ini RS tersebut sudah melayani, namun pihaknya terus mendorong kesiapan fasilitas dan prasarana.

“Saat ini sedang kita tingkatkan standar perawatannya, termasuk sarpras. Paling lambat dua pekan mendatang, semuanya sudah siap maksimal,” tandaa Hasan.

Nantinya akan disiapkan satu gedung yang dilengkapi dengan 50 tempat tidur, pemeriksaan radiologi, hingga fasilitas rawat inap. Selain itu, pintu IGD akan disiapkan secara khusus, sehingga aksesnya tidak bercampur dengan pasien umum lainnya.

Lihat juga...