608 Ribu Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Jateng-DIY

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Petugas Bea Cukai Jateng-DIY berhasil mengamankan sebanyak 608 ribu batang rokok ilegal, senilai Rp620 juta, dalam operasi yang digelar di ruas tol Srondol – Jatingaleh, Semarang, Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Ratusan ribu rokok tersebut tidak dilekati pita cukai atau rokok polos, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp276 juta.

Untuk kesekian kalinya, kita berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal. Kali ini sebanyak 608 ribu batang rokok dapat kita amankan, yang semula akan dikirimkan ke Medan Sumatera Utara, dari Jepara Jateng,” papar Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng DIY, Moch Arif Setijo Nugroho, di kantor tersebut, Senin (30/3/2020) petang.

Dijelaskan, tim berhasil melakukan penindakan di Jalan Tol Srondol – Jatingaleh KM. 8, Semarang. Setelah dipastikan bahwa barang yang diangkut adalah rokok illegal, truk beserta muatannya kemudian dibawa ke kantor Bea Cukai, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah kita bongkar, truk tersebut berisi 38 karton yang berisi 608 ribu batang rokok jenis SKM, bermerek Dunmild, serta tidak dilekati pita cukai. Nilai dari rokok ini diperkirakan mencapai Rp620.160.000, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diamankan sebesar Rp360.738.560.

Besaran ini terdiri dari penerimaan cukai sebesar Rp276.640.000, pajak rokok sebesar Rp 27.664.000 dan PPN HT sebesar Rp56.434.560,” tandasnya.

Dijelaskan, dalam upaya penyelundupan tersebut, sopir truk mendapat upah sebesar Rp 7,6 juta. “Sopir truk sudah kita tanya, mereka sepakat dengan upah sebesar Rp200 ribu per koli. Petugas mengamankan 38 koli yang artinya total upah adalah Rp7,6 juta. ,” paparnya.

Arif menegaskan, meski di tengah penyebaran virus corona, pihaknya tetap tidak longgarkan pengawasan. Dipaparkan, hingga triwulan pertama 2020, pihaknya telah melakukan 101 penindakan rokok ilegal. Angka ini naik hampir 11% dari jumlah penindakan periode yang sama tahun 2019, yaitu sebanyak 91 penindakan.

“Rokok yang berhasil diamankan sampai dengan saat ini, sebanyak 9, 54 juta batang, dengan potensi kerugian negara yang dapat dicegah sebear Rp 6.35 miliar,” terangnya.

Sementara, Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Amin Tri Sobri menambahkan, penindakan tersebut menjadi upaya Bea Cukai Jateng-DIY, untuk mengamankan penerimaan negara di tengah wabah corona.

“Masyarakat kita imbau untuk tidak tergiur ikut serta dalam praktik ilegal industri rokok karena dapat berdampak buruk pada perekonomian dan keberlangsungan pembangunan, serta menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat,” tandasnya.

Lihat juga...