Antisipasi Corona, Mahasiswa Kedokteran UMP Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Untuk memastikan warga kampus dan sekitarnya bebas dari virus corona, sekaligus sebagai upaya pencegahan, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Pemeriksaan ini juga diperdalam dengan berbagai pertanyaan seputar keluhan kesehatan dan riwayat bepergian.

“Tidak hanya pemeriksaan tensi dan suhu tubuh saja, tetapi kita perdalam dengan berbagai pertanyaan, misalnya ada keluhan demam atau tidak, sesak nafas serta riwayat keluar kota atau keluar negeri,” kata mahasiswa semester 8 Fakultas Kedokteran UMP, Firda, Kamis (5/3/2020).

Mahasiswa semester 8 Fakultas Kedokteran UMP, Firda (berjilbab) dan Nibras Wiyasa, melayani pemeriksaan kesehatan gratis di UMP, Kamis (5/3/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di halaman rektorat ini dilakukan untuk meminimalkan keresahan di masyarakat terkait penyebaran virus corona. Sebab, di Banyumas sudah ada beberapa pasien yang masuk dalam pengawasan.

Menurut Firda, kecemasan saat ini lebih meluas di masyarakat, bahkan disertai aksi borong masker. Padahal, lanjutnya, virus corona tidak seganas SARS. Namun tingkat kekhawatiran masyarakat melebihi saat ramai wabah SARS beberapa tahun lalu.

“Virus corona itu satu keluarga dengan SARS, namun lebih ganas dan penularannya lebih mudah SARS, tetapi tingkat kepanikan di masyarakat lebih tinggi sekarang,” tuturnya.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran lainnya, Nibras Wiyasa mengatakan, di kalangan mahasiswa kedokteran sendiri tidak ada kepanikan yang berlebihan, karena mereka memahami cara penularan dan langkah-langkah antisipasinya.

Nibras menyatakan, sepanjang kita menerapkan pola hidup sehat, rajin cuci tangan sehabis bepergian keluar rumah, serta menjaga kebersihan, maka virus tersebut tidak akan menempel.

“Virus itu butuh inang untuk tumbuh, jadi saat virus keluar dari seseorang dan tidak langsung menempel ke orang lainnya atau tidak langsung mendapatkan inang, ia tidak bisa hidup dan akan langsung mati. Kami dan teman-teman di Fakultas Kedokteran memahami hal tersebut, sehingga tidak ada kepanikan yang berlebihan,” tuturnya.

Guna meminimalisir tingkat kecemasan di lingkungan kampus dan sekitarnya, maka Fakultas Kedokteran UMP mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus penetrasi pengetahuan seputar virus corona.
Pada kesempatan tersebut, mereka juga menyampaikan bahwa masker perlu digunakan hanya untuk orang yang sakit.

“Tadi ada mahasiswa yang kurang sehat, kita sarankan menggunakan masker untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya,” kata Nibras.

Lihat juga...