ASDP Bakauheni Tegaskan tak Ada Penutupan Pelabuhan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Maraknya informasi penutupan (lockdown) pelabuhan penyeberangan Bakauheni-Merak dibantah PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni.

Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, menegaskan, pelayanan kapal tetap berjalan dengan normal. Jawaban tersebut diberikan menyusul banyaknya pertanyaan di akun Instagram @asdp191 dan media sosial Facebook.

Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Lampung Selatan saat ditemui Cendana News pada dermaga eksekutif Bakauheni, Selasa (24/3/2020) – Foto: Henk Widi

Pelayanan kapal penyeberangan menurutnya tidak terdampak munculnya virus Corona (Covid-19). Sebanyak 28 hingga 30 kapal roll on roll off (Roro) tetap beroperasi setiap hari.

Namun ia memastikan ada penurunan produksi angkutan jasa penyeberangan sebanyak 17 persen. Penurunan produksi terutama pada penumpang pejalan kaki yang telah diimbau untuk melakukan penundaan perjalanan jarak jauh cegah Covid-19.

Konsentrasi PT ASDP Bakauheni saat muncul wabah Covid-19 menurutnya berkaitan dengan keselamatan (safety), keamanan (security) dan kesehatan (health). Sebagai penyedia fasilitas protokol kesehatan yang telah diterapkan sesuai dengan advice dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang. Sebab KKP memiliki otoritas kesehatan di wilayah pelabuhan.

“Protokol kesehatan terkait disinfeksi kapal penyeberangan dilakukan sesuai rekomendasi KKP sesuai dengan master of health declaration sesuai standar internasional imbas pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia,” terang Solikin saat dikonfirmasi Cendana News di dermaga eksekutif Bakauheni, Selasa (24/3/2020).

Sejumlah rekomendasi yang diberikan oleh KKP menurutnya dilakukan pada semua kapal yang sandar di pelabuhan Bakauheni. Protokol kesehatan yang dijalankan pada area pelabuhan dilakukan dengan menyiapkan sejumlah fasilitas kebersihan lengkap dengan hand sanitizer.

Berkoordinasi dengan stakeholder terkait diantaranya Pemda Lamsel, fasilitas alat disinfeksi telah dipasang pada area pintu kedatangan penumpang dan kendaraan.

“Sesuai anjuran setiap kapal yang berlayar di lintas Bakauheni-Merak harus menyediakan hand sanitizer dan telah dilakukan disinfeksi,” beber Solikin.

Solikin juga menambahkan protokol kesehatan yang diterapkan pada pengguna jasa telah diterapkan. Imbauan social distancing yang kini diubah menjadi phisical distancing dilakukan dengan membuat sekat.

Sekat pembatas tersebut menjadi garis antar penumpang menghindari kontak fisik. Kepada pengguna jasa juga dianjurkan menggunakan fasilitas hand sanitizer.

Kepala Dinas Perhubungan Lamsel, Mulyadi Saleh, menyebut, upaya pencegahan Covid-19 menjadi tanggungjawab bersama. Imbauan kepada para pengguna jasa menurutnya agar menyayangi keluarga dengan cara tidak melakukan perjalanan jika tidak mendesak. Sebab penyebaran Covid-19 berpotensi terjadi saat kontak fisik dengan penumpang lain dalam perjalanan.

Mulyadi Saleh, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan saat ditemui di dermaga eksekutif Bakauheni, Selasa (24/3/2020) – Foto: Henk Widi

“Kami imbau masyarakat pengguna transportasi menunda keberangkatan ke wilayah lain dalam upaya mencegah Covid-19,” tegas Mulyadi Saleh.

Kepada mitra kerja Dishub diantaranya Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk melakukan disinfeksi pada kendaraan.

Proses penyemprotan cairan disinfektan pada sejumlah kendaraan telah dilakukan bekerjasama dengan Perusahaan Otobus (PO) dan perusahaan travel. Kepada pengemudi kendaraan dianjurkan rutin mencuci tangan dan memakai masker.

Mulyadi Saleh juga menyebut imbauan dari Pemerintah Pusat terkait mudik melalui Kementerian Perhubungan belum diedarkan.

Terkait larangan dan imbauan untuk tidak mudik Dishub Lamsel masih akan menunggu instruksi pemerintah pusat.

Kepada masyarakat selain protokol kesehatan, Dishub Lamsel juga memastikan tidak ada penutupan operasional pelabuhan. Pelayanan transportasi darat dan pelabuhan menurutnya tetap berjalan normal.

Koordinasi dengan pihak ASDP Bakauheni terus dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lihat juga...