Cegah Penyebaran Corona, TMII Tutup Sementara

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tutup sementara untuk umum dalam upaya mendukung langkah pemerintah mengantisipasi penyebaran infeksi virus Corona atau Covid-19.

Penutupan sementara ini terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 hingga mengikuti perkembangan situasi.

“Ya betul TMII tutup sementara hingga suasana membaik. Langkah ini dilakukan untuk mendukung instruksi pemerintah dalam antisipasi penyebaran Covid-19,” kata Kepala Bidang Humas TMII, Sahda Silalahi, kepada Cendana News, saat ditemui di ruang perpustakaan TMII, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Kepala Bidang Humas TMII, Sahda Silalahi saat ditemui di ruang perpustakaan TMII, Jakarta, Senin (23/3/2020). Foto: Sri Sugiarti

Penutupan sementara TMII ini, tertulis resmi dalam surat keputusan Badan Pengelola dan Pengembangan (BPP) TMII Nomor : B.257/TMII/U-III/2020 tanggal 23 Maret 2020 perihal Operasional Pintu Masuk TMII Tutup Sementara.

Semua anjungan daerah, museum dan wahana rekreasi serta sarana lainnya juga tutup sementara hingga menunggu waktu tertentu dengan kondisi lebih membaik.

Dari pantauan Cendana News, semua pintu masuk TMII tertutup. Yang dibuka untuk karyawan hanya pintu utama, itu pun hanya pintu keluar saja yang berada tepat di depan Museum Bayt Al Quran.

Suasana di kawasan TMII, mulai dari Plaza Tugu Api Pancasila, parkiran selatan dan utara hingga ke area dalam TMII sangat sepi dari kegiatan.

Adapun kegiatan atau program yang sudah terjadwal sebelumnya, supaya dijadwal ulang atau ditunda pelaksanaannya dan menyesesuaikan dengan perkembangan situasi atau kondisi.

“Penutupan sementara ini mengikuti perkembangan situasi dan kondisi,” ujarnya.

Selain surat resmi, di setiap pintu masuk TMII juga dipasang spanduk pemberitahuan TMII tutup sementara untuk umum.

Suasana parkir utara TMII, pada situasi penutupan TMII sementara untuk umum terhitung hari ini, Senin (23/3/2020). Foto: Sri Sugiarti

“Ini lagi proses pencetakan spanduk. Nantinya spanduk akan dipasang di setiap pintu masuk TMII,” ujar Sahda.

Menurutnya, terkait karyawan juga diliburkan sementara hingga kondisi membaik. “Memang suratnya belum turun, tapi sudah diberitahu mulai besok karyawan diliburkan,” urainya.

Namun demikian selama TMII tutup, tim keamanan atau sekuriti tetap bertugas menjaga lingkungan TMII. “Petugas keamanan tetap masuk, ibaratnya rumah kan TMII harus tetap dijaga,” tandasnya.

Diketahui, TMII adalah kawasan yang mempunyai luas area 120 hektare dan merupakan kawasan wisata budaya yang terdiri dari 33 anjungan, 20 museum dan wahana rekreasi yang sarat edukasi.

Dalam upaya mengantisipasi  pencegahan, penyebaran dan penularan virus Covid-19, menurut Sahda, TMII juga telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan virkon dari USA di semua lingkungan TMII sesuai per zona.

Petugas sedang melakukan penyemprotan disinfektan di gedung Badan Pengelola dan Pengembangan TMII, Jakarta, Senin (16/3/2020) lalu. Foto: Sri Sugiarti

Di antaranya gedung pertemuan Sasono Utomo, Sasono Adiguno, Sasono Langen Budoyo, gedung BPP TMII, Taman Burung, Teater Imax Keong Emas, Snow Bay, Istana Anak-Anak Indonesia, Kereta Gantung, Museum Komodo, Museum Indonesia, unit usaha, anjungan daerah, pintu masuk TMII, dan lainnya.

Sebelum TMII ditutup juga telah disediakan posko kesehatan dengan tim dokter yang siap melakukan pemeriksaan thermal scan atau alat pengukur suhu tubuh bagi setiap pengunjung dan karyawan. Dan disediakan juga hand sanitizer di berbagai tempat.

“Sejauh ini, TMII telah mengikuti dan menjalankan sesuai instruksi untuk melakukan langkah-langkah preventif pencegahan, penyebaran dan penularan virus Covid-19 yang  sedang menjadi wabah global dunia saat ini,” pungkasnya.

Lihat juga...