Cegah Virus Corona Bupati Sikka Berlakukan Jam Malam

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Surat edaran Bupati Sikka yang dikeluarkan Jumat (27/3/2020) menegaskan, adanya pemberlakuan jam malam guna mencegah penyebaran virus Corona Covid-19. Mengingat masyarakat masih berkeliaran di jalan raya, meskipun telah ada aturan soal social distancing.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dalam surat edaran menyebutkan, masyarakat diperkenankan untuk melakukan tugas pelayanan maupun usaha ekonomi produktif dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan kejadian Covid-19.

“Surat edaran sudah disampaikan kepada para camat untuk diteruskan kepada para kepala desa dan dibacakan saat pengumuman keliling kota dan di setiap desa,” kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Wilhelmus Sirilus, Minggu (29/3/2020).

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT Wilhelmus Sirilus saat ditemui, Minggu (29/3/2020). Foto: Ebed de Rosary

Sirilus sapaannya mengatakan, masyarakat diminta untuk mematuhi imbauan tersebut demi kebaikan bersama agar kabupaten Sikka bisa terhindar dari penyebaran virus Corona yang begitu cepat dan mematikan.

Dalam surat edaran tersebut masyarakat boleh melakukan kegiatan kemasyarakatan hingga pukul 19.00 WITA.

Pengecualian berlaku bagi para petugas medis, petugas Posko Percepatan Pencegahan Covid-19, Satpol PP, pegawai BPBD, serta aparat kepolisian dan TNI yang sedang bertugas.

“Seluruh masyarakat umum lainnya dilarang untuk berada di luar rumah selepas pukul 19.00 WITA. Tempat usaha juga semuanya harus ditutup agar warga jangan berkumpul,” tuturnya.

Kasat Samapta Polres Sikka, Iptu Mesakh Y. Hetharie, SH menyebutkan, setiap malam aparat gabungan yang terdiri dari Polres Sikka, Brimob Maumere, Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere dan Satpol PP melaksanakan patroli keliling kota Maumere.

Aparat gabungan bersama mobil pengeras suara kata Mesakh, selalu memberikan imbauan dan meminta warga agar jangan bergerombol serta menutup usahanya bila telah lewat jam 7 malam.

“Kami tetap memberikan imbauan dan menegur bila masih ada warga dan pemilik tempat usaha yang masih membandel. Kami tetap lakukan dengan pendekatan persuasif dan bila melawan baru akan kami amankan,” ungkapnya.

Lihat juga...