DKPP Tiadakan Pengaduan Pelayanan Tatap Muka

Logo Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia – Foto Ant

JAKARTA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), meniadakan penerimaan pengaduan perkara sengketa pemilihan umum secara tatap muka di Kantor mereka, guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19, mulai Senin (23/3/2020), DKPP meniadakan pengaduan atau pelaporan secara langsung atau tatap muka, sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan,” tulis cuitan Twitter DKPP, di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Meskipun pelaporan tatap muka ditiadakan, DKPP tetap akan menerima aduan dalam bentuk surat elektronik. Aduan dapat dikirimkan melalui alamat surat elektronik bag.pengaduan@dkpp.go.id. Atau melalui nomor telepon seluler 081292883330.

Pengaduan itu akan diterima selama hari kerja pukul 08.00-16.00 WIB. Sebelumnya pada Jumat (20/3/2020), DKPP telah melakukan penyemprotan disinfektan di kantornya di Gedung Treasury Learning Center (TLC), Jalan KH Wahid Hasyim No. 117, Jakarta dengan cairan disinfektan untuk mencegah COVID-19.

Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno mengatakan, penyemprotan di lingkungan DKPP sangat penting, agar area dan fasilitas kerja tetap terjaga kehigienisannya, serta terbebas dari virus, bakteri, dan kuman. “Ini juga merupakan bentuk peran kami untuk menjamin tetap terlaksananya proses peradilan kode etik penyelenggara pemilu,” tandasnya.

Penyemprotan cairan disinfektan juga dilakukan di Kantor DKPP yang berada di Lantai 5, Gedung Bawaslu RI, pada Kamis (19/3/2020), termasuk di antaranya ruang kerja Plt Ketua dan anggota DKPP. Lembaga tersebut juga memutuskan untuk melangsungkan semua persidangan melalui sambungan video (video conference) sejak Senin (16/3/2020) sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran COFID-19. (Ant)

Lihat juga...