Genjot Ekonomi Masyarakat Aceh, ISMI Dorong Budi Daya Udang Vaname

MEULABOH – Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Provinsi Aceh mengharapkan, pemda Aceh mengembangkan potensi budi daya udang vaname. Komoditas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

Potensi pengembangan udang tersebut dinilai dapat menurunkan angka kemiskinan masyarakat Aceh, karena dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. “Kami mendorong agar Pemerintah Aceh turut mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa budidaya udang vaname dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” kata Sekretaris Jenderal Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Provinsi Aceh, Hasdiana, Minggu (1/3/2020).

Tercatat, di satu hektare lahan budi daya udang vaname, yang sudah berhasil dilakukan di Kabupaten Aceh Barat, dapat mempekerjakan paling sedikit enam orang. Sehingga dapat dibayangkan, apabila ada satu tambak yang membuka budidaya udang vaname mencapai 10 hektare, maka jumlah pekerja yang akan ditampung mencapai 60 orang.

Sekretaris Jenderal Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Provinsi Aceh, Hasdiana – Foto Ant

Selain itu, komoditas udang vaname di Aceh juga sangat diminati konsumen dari dalam negeri maupun luar negeri. Telah memiliki pasar yang sangat menjanjikan, dengan harga jual yang menguntungkan. Jika dibandingkan dengan udang windu yang merupakan udang khas asli Aceh, vaname lebih menguntungkan. Udang windu dinilai tidak dapat bertahan lama, karena rentan terhadap serangan penyakit.

Untuk itu, ISMI mengharapkan agar Pemerintah Aceh agar dapat menyosialisasikan kepada masyarakat, mengenai budi daya udang vaname, karena prospek potensi yang sangat besar. “Udang vaname bisa mendongkrak ekonomi masyarakat, apalagi Aceh memiliki kawasan pesisir yang sangat luas. Saya kira ini akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan lapangan kerja baru,” pungkas Hasdiana. (Ant)

Lihat juga...