Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Minuman Herbal

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pentingnya menjaga kesehatan tubuh menjadi kesadaran bagi sejumlah masyarakat. Minuman berbahan alami dari sejumlah tanaman herbal kembali dilirik oleh masyarakat.

Suwita Ningsih Purwati, warga di Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung menyebut minuman jamu banyak diminati oleh warga.

Suwita Ningsih Purwati, warga Menggala, Kabupaten Tulang Bawang Barat melakukan pengemasan jamu herbal yang banyak diminati warga untuk penambah daya tahan tubuh, Kamis (19/3/2020) – Foto: Henk Widi

Suwita, sapaan akrabnya menyebut bahan baku jamu herbal diperoleh dari pekarangan. Tanaman jamu yang digunakan meliputi jahe, kencur, kunyit, temu lawak, lada, sereh dan sejumlah bahan rempah lain.

Pembuatan jamu sudah ditekuni olehnya sejak beberapa tahun silam. Proses pembuatan jamu herbal dengan sistem ekstraksi memakai alat elektrik.

Semua jenis bahan yang disiapkan selanjutnya akan dihaluskan laku dikeringkan dengan oven. Jenis minuman sehat segar yang dibuat berupa minuman sehat segar bandrek jahe asli, jamu sehat tani suwita, jamu temulawak, jamu sehat herbal alami.

Selain itu, minuman sehat segar sari kunyit asem, jamu beras kencur. Bahan jamu yang sudah dikeringkan disiapkan dalam 6 kemasan kecil untuk ukuran 1 kilogram.

“Minuman herbal dengan berbagai varian serta khasiat akan disiapkan dalam kemasan khusus agar lebih praktis bisa diseduh saat dibutuhkan oleh konsumen yang ingin menjaga daya tahan tubuh,” terang Suwita Ningsih Purwati saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (19/3/2020).

Suwita menambahkan kegiatan membuat ramuan minuman herbal merupakan bagian dari pemanfaatan lahan pekarangan. Sebab berbagai jenis bahan ramuan tradisional yang dibuat merupakan hasil budidaya.

Memanfaatkan media tanam polybag, pot dan pekarangan sejumlah tanaman herbal tersebut jadi bahan baku pembuatan ramuan herbal.

Komposisi minuman herbal yang digunakan oleh Suwita diaplikasikan sesuai kegunaan. Jenis jamu beras kencur dibuat dari gula putih, beras, kencur dan rempah-rempah alami memiliki sejumlah khasiat.

Khasiat minuman beras kencur di antaranya meningkatkan nafsu makan, menghilangkan capek dan pegal, meningkatkan vitalitas, menyegarkan badan.

“Saat kondisi badan tidak fit meminum jamu herbal bisa jadi pilihan menjaga kesehatan tubuh,” beber Suwita.

Berbagai jenis jamu sehat terbuat dari kunyit, temulawak, sereh, kencur berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sejumlah minuman kesehatan yang dibuat menurutnya tanpa tambahan bahan kimia sehingga aman dikonsumsi.

Munculnya pandemi Covid-19 berdampak semua jenis jamu tradisional yang dibuat olehnya mengalami kenaikan permintaan.

“Jamu tradisional memiliki fungsi menjaga daya tahan tubuh agar virus tidak mudah melemahkan imun tubuh,” bebernya.

Berisi sekitar 6 kemasan untuk ukuran 1 kilogram Suwita menyebut menjual minuman herbal miliknya dengan harga bervariasi.

Minuman herbal dijual olehnya jenis bandrek, jamu temulawak, beras kencur kunyit asem seharga Rp25.000. Jenis minuman herbal alami sehat tani dijual Rp35.000 per bungkus. Permintaan minuman herbal dilayani secara online dan offline.

Memanfaatkan penjualan dengan media sosial, WhatsApp, Facebook, Suwita mengaku kerap kehabisan stok. Kendala yang dihadapi menurutnya langkanya bahan baku.

Sebab permintaan bahan jamu atau empon-empon membuat kenaikan harga. Jahe yang semula dibeli seharga Rp50.000 kini naik menjadi Rp70.000 di level petani. Beruntung sebagian bahan jamu dibudidayakan pada pekarangan.

“Sebagian bahan jamu saya tanam sehingga lebih menghemat biaya bahan baku,” cetus Suwita.

Suwita menyebut minuman herbal sangat tepat dijadikan alternatif menjaga kesehatan. Sebab selain murah dan mudah didapat, minuman herbal sudah terbukti kerap digunakan masyarakat.

Selain meminum jamu herbal upaya menjaga kesehatan tubuh bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Selain itu diimbangi dengan perilaku hidup bersih dan sehat dan lingkungan hidup bersih.

Lihat juga...