Kodim 1603 Sikka Semprot Disinfektan di Bandara dan Pelabuhan

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Komando Distrik Militer (Kodim) 1603 Sikka melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum seperti Bandara Frans Seda Maumere, Pelabuhan Laurens Say, Masjid Darullsalam  Waioti dan Gereja GMIT Kalvari.

Penyemprotan di beberapa fasilitas publik ini dilakukan dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan dan tempat kerja serta fasilitas umum di kota Maumere.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkup jajaran satuan Kodim 1603/Sikka,” kata Dandim 1603 Sikka Letkol. Inf. M. Zulnalendra Utama, SIP, Kamis (26/3/2020).

Dandim 1603 Sikka Letkol Inf.M.Zulnalendra Utama,SIP saat ditemui di Makodim Sikka, Kamis (26/3/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Zulnalendra mengatakan,  penyemprotan disinfektan ini dilakukan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan anggota yang terlibat dalam  penyemprotan harus menggunakan masker dan sarung tangan sesuai standar prosedur dari WHO.

Untuk seluruh warga Kabupaten  Sikka  di manapun berada dirinya mengimbau agar tetap berada di rumah masing-masing, tetap tenang, dan selalu waspada dalam menyikapi penyebaran virus Covid-19.

“Tetap tenang dan tidak perlu panik serta terus melakukan tindakan nyata untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus ini dimana salah satunya dengan cara membiasakan pola hidup sehat. Tidak usah panik namun kesiapan kita harus maksimal dalam menyikapi virus corona atau Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Sajimin yang ditemui Cendana News mengatakan, Polres Sikka bekerjasama membantu Pemerintah Kabupaten Sikka dan TNI dalam menyiapkan pembangunan ruangan isolasi serta membantu melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum.

Dalam hal patroli cyber katanya, tetap dilaksanakan sehingga para penyebar hoax akan dipanggil dan diberikan pembinaan tetapi kalau unsur pidananya memenuhi maka akan diambil langkah penindakan.

“Kami juga telah memberikan maklumat kepada tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat agar kegiatan yang melibatkan banyak orang ditunda sementara dahulu seperti kegiatan seminar, sarasehan dan sifatnya dies natalis,” ungkapnya.

Polres Sikka, kata Sajimin, melakukan patroli bersama TNI dengan memberikan imbauan kepada masyarakat tetapi kalau tidak mau dan tetap berkerumun maka akan dibubarkan tetapi tetap mengedepankan tindakan persuasif terlebih dahulu.

“Dalam menjaga keselamatan semua masyarakat kita tetap imbau dan lajukan pembinaan dan bila masih belum menaati maka akan diambil tindakan hukum. Tetapi kami tetap lakukan secara persuasif terlebih dahulu,” ujarnya.

Lihat juga...