Komunikasi Pengunjung dan Warga Binaan Lapas dengan Video Call

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi – Foto Ant

PALU – Warga binaan yang ada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), yang ada di wilayah Kementerian Hukum dan HAM wilayah Sulawesi Tengah, akan menggunakan fasilitas video call saat berkomunikasi dengan keluarganya.

”Rencananya dengan metode baru, dengan menggunakan video call kepada seluruh wargabinaan,” ungkap Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Lilik Sujandi, Senin (23/3/2020).

Proses kunjungan di Rutan dan Lapas di Sulawesi Tengah, akan dibatasi. “Untuk sementara tidak diperkenankan bertatap muka langsung, tetapi masih bisa berkomunikasi dari rumah,” katanya.

Namun, sejauh Lilik mengaku belum membatasi pengunjung Rutan dan Lapas secara optimal. Hal itu dikarenakan berkaitan dengan hak para warga binaan. “Yang jelas kami akan sosialisasikan ke masyarakat, karena ini adalah langkah mengantisipasi penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Metode video call antara warga binaan dan keluarga, akan diterapkan di seluruh UPT Rutan dan Lapas yang ada di Sulawesi Tengah, pada Minggu ini. ”Saya akan meminta kepada Karutan dan Kalapas mempersiapkan metode ini. Saya harap layanan ini tidak mempersulit warga binaan,” sebutnya

Lilik Sujandi menambahkan, saat ini kanwil telah menyiapkan tempat isolasi, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19. ”Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dinas kesehatan dan aparat penegak hukum lain membantu kami, supaya, disamping virus ini dapat terhalangi, layanan hukum tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...