Kondisi Anggota Tim Mclaren yang Positif Covid-19 Berangsur Membaik

Anggota tim McLaren, berjalan di lorong garasi Sirkuit Melbourne Grand Prix, Melbourne, Australia (13/3/2020)  - Foto Ant

JAKARTA – Satu anggota tim McLaren F1, yang terdeteksi positif virus corona di Australia, tidak lagi menunjukkan gejala penyakit COVID-19. Kondisinya dilaporkan semakin membaik.

Setelah hasil positif tersebut, McLaren mengundurkan diri dari Grand Prix Australia, sebelum seri pembuka Formula 1 itu akhirnya dibatalkan penyelenggaraanya akhir pekan lalu. Sementara itu, sebanyak 14 anggota lainnya menjalani karantina di Melbourne, Australia, dan sekarang menunjukkan tanda-tanda membaik.

“Saya senang melaporkan jika anggota tim kami yang terdampak virus membaik dan gejala-gejalanya telah hilang, dan mereka yang dikarantina masih bersemangat,” kata CEO McLaren, Zak Brown, Senin (16/3/2020).

Anggota tim McLaren harus menjalani karantina di hotel tempat menginap mereka di Melbourne selama dua pekan. Hal itumengikuti anjuran otoritas setempat. “Dukungan luar biasa mereka dapatkan dari rekan-rekan satu tim, mitra dan anggota komunitas F1 serta fan di seluruh dunia dan terima kasih untuk semuanya,” tambah Brown.

Racing director dari McLaren, Andrea Stella, dan sejumlah anggota staf lain, memutuskan secara sukarela tinggal di Australia untuk mendampingi rekan-rekan mereka. Sedangkan anggota tim lainnya dilarang mengunjungi fasilitas pabrik McLaren selama 14 hari.

Kedua pebalap McLaren, Carlos Sainz dan Lando Norris, dilaporkan dalam keadaan baik, dan untuk sementara menjaga jarak dari anggota tim lainnya. “Senang rasanya melihat seluruh tim bersama di saat-saat sulit ini, saling membantu dan mendukung,” kata kepala tim McLaren, Andreas Seidl.

Musim balapan Formula 1 2020 kemungkinan akan dimulai pada akhir Mei, kendati situasi global masih dipantau. Grand Prix Bahrain dan Vietnam telah ditunda, berikut dengan Grand Prix China yang menjadi seri keempat. Sementara F1, FIA dan penyelenggara, masih berkomunikasi soal gelaran balapan di Belanda dan Spanyol apakah memungkinkan untuk menggelar balapan di daratan Eropa pada Mei nanti. (Ant)

Lihat juga...