Kota Bekasi Perpanjang “Home Learning” Hingga 14 April

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Inayatullah, Kepala Dinas Pendidikan Kota membenarkan bahwa perpanjangan libur atau home learning diperpanjang hingga 14 April 2020, Jumat (27/3/2020). Foto: Muhammad Amin

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, secara resmi telah mengeluarkan surat edaran memperpanjang masa kegiatan belajar di rumah (home learning) hingga 14 April 2020.

Perpanjangan tersebut dalam rangka penyesuaian kebijakan Pemprov DKI atas pencegahan virus corona (Covid -19) melalui surat edaran 421/2022/ Disdik tentang tindaklanjut pencegahan covid19.

Kebijakan tersebut mengikuti DKI Jakarta yang juga telah memperpanjang libur sekolah karena kasus virus corona kian meningkat sehingga kesehatan warga sekolah madrasah perlu menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pendidikan.

“Benar, surat edaran sudah ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bekasi, dan bisa menjadi perhatian semua untuk tetap belajar di rumah sampai batas waktu tertentu,” ungkap Inayatullah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jumat (27/3/2020).

Dikatakan melalui surat edaran juga dijelaskan teknik home learning, bagi peserta didik dan guru sekolah. Salah satunya menegaskan bahwa dengan kegiatan pembelajaran di rumah peserta didik harus tetap berada di rumah.

Kemudian Kepala Bidang pembinaan SD, PAUD, Dikmas melaksanakan pengendalian dari rumah masing-masing. Tapi imbuhnya guru tetap membuatkan bahan ajar yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.

Diketahui dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan bahwa Kota Bekasi mengikuti instruksi pusat yakni pembatalan Ujian Nasional. Sementara Untuk teknik pelaksanaan ujian sekolah kriteria kelulusan dan kenaikan kelas akan diatur kemudian dalam petunjuk teknis tersendiri oleh Diknas dan Kemenag.

“Pendidik tetap melapor pelaksanaan kegiatan pembelajaran dari rumah secara periodik melalui web satuan pendidikan masing-masing,”tandasnya.

Begitupun orang tua peserta didik diimbau dapat memperhatikan anaknya di rumah dan membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Sedangkan administrasi sekolah tetap berjalan efektif sebagaimana biasa.

Terpisah Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, mengingatkan pemerintah kota untuk menyiapkan langkah antisipasi menyambut perubahan kalender akademik, menyusul perubahan jadwal atau wacana libur hingga 14 April 2020, yang telah resmi diberlakukan melalui surat edaran Wali Kota Bekasi.

Dikatakan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi harus sudah menyiapkan langkah antisipasi berkaitan dengan perubahan kalender akademik yang memang akan terjadi reschedule, dengan penambahan libur dan penghapusan UN serta teknik kenaikan kelas.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi Chairuman, mengapresiasi langkah perpanjangan libur sekolah oleh Wali Kota Bekasi. Menurutnya trend virus Corona di wilayah setempat tengah meningkat dan harus ada keseriusan.

“Keselamatan warga lebih penting dari ekonomi dan pendidikan. Harus ada langkah nyata dalam penanganan Covid-19,” tegasnya.

Diketahui sebelummya, program belajar dari rumah sudah ditetapkan Pemerintah Kota Bekasi sejak Senin (16/3/2020) sampai Selasa (31/3/2020).

Lihat juga...