Kuliah Online Cegah Corona, Mahasiswa Udinus Disubsidi Rp200 Ribu

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, memberikan  kuota internet sebesar Rp200 ribu bagi setiap mahasiswa, selama proses perkuliahan online dilakukan hingga 30 April 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Rektor Prof Edi Noersasongko, dalam kebijakan perguruan tinggi tersebut dalam mencegah penyebaran virus corona di lingkungan kampus.

“Udinus akan memberikan kuota internet sebesar Rp200 ribu selama pelaksanaan perkuliahan dan ujian online, melalui pengurangan Uang Kuliah Pokok mahasiswa pada semester ganjil 2020/2021,” paparnya di kampus tersebut, Semarang, Kamis (26/3/2020).

Nantinya pemotongan uang tersebut dilakukan secara otomatis oleh sistem. “Termasuk pembayaran uang kuliah SKS, juga dilakukan secara online melalui virtual account Udinus. Sementara pelaksanaan ujian semesteran tetap dilakukan, sesuai kalender akademik, namun semuanya dilakukan secara online. Nanti akan diatur oleh masing-masing fakultas yang terkait,” tandasnya.

Ditambahkan, jumlah total mahasiswa Udinus saat ini sekitar 15 ribu orang, yang berasal dari berbagai penjuru Tanah Air.

Tidak hanya itu, seiring dengan penyebaran virus corona di Jateng, khususnya di Semarang, yang menunjukkan peningkatan, pihaknya juga membatalkan pengambilan ijazah dan transkip wisudawan yang dijadwalkan pada 30-31 Maret 2020 mendatang.

“Kita tunda hingga pandemi corona mereda. Wisudawan bisa menghubungi biro akademik Udinus, via email untuk mendapatkan scan ijazah dan transkip akademik, apabila memerlukan,” lanjut Edi.

Sementara, Kepala Humas Udinus Nining Sekar menambahkan, perkuliahan daring di kampus tersebut diperpanjang hingga 30 April mendatang. “Ini sesuai dengan surat edaran rektor No 022/B.21/UDN-01/III/2020. Surat edaran ini hasil dari rapat pimpinan terbatas, terkait evaluasi tidakan pencegahan penyebaran vrius corona di kampus Udinus, yang dilaksanakan hari ini (Kamis-red),” terangnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan, di seluruh gedung dan fasilitas kampus sebagai meminimalisir penyebaran corona.

“Penyemprotan disinfektan di seluruh gedung dilakukan oleh tim dari Fakultas Kesehatan (FKes) Udinus. Kegiatan tersebut kita lakukan seminggu sekali, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus corona,” pungkas Nining.

Lihat juga...