Lima Ruas Jalan di Semarang Berlakukan Buka-Tutup

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Mengantisipasi penyebaran virus corona, Pemkot Semarang memberlakukan sistem buka tutup di lima ruas jalan utama. Kebijakan ini mulai berlaku pada Minggu (29/3/2020) pukul 18.00 WIB hingga Senin (30/3/2020) pukul 06.00 WIB.

Kelimanya yakni Jl Pandanaran, mulai Tugu Muda sampai Simpang Lima, Jl Pemuda dimulai dari Paragon Mall sampai Tugu Muda, Jl Gajah Mada, mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendingan, kemudian Jl Pahlawan, mulai dari bundaran air mancur sampai lapangan Simpang Lima dan Jl Achmad Yani, mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima.

“Penutupan ini merupakan hasil kesepakatan dengan Pemkot Semarang, ada lima ruas jalan utama yang akan kita tutup mulai Minggu (29/3/2020) pukul 18.00 WIB. Nanti baru akan kita buka lagi pada Senin (30/3/2020) pukul 06.00 WIB. Rencananya kebijakan ini akan berlaku ke depan hingga batas waktu sesuai kondisi di lapangan,” papar Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, di Semarang, Minggu (29/3/2020).

Dipaparkan, upaya tersebut untuk menyadarkan masyarakat supaya tetap di rumah selama masa pandemi Corona ini. Hal tersebut juga sesuai dengan anjuran pemerintah hingga maklumat Kapolri, untuk menghindari keramaian atau kerumunan.

Di satu sisi pihaknya tetap akan memberikan akses prioritas untuk pelayanan masyarakat seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan lainnya.

“Tetap memberikan akses prioritas pada tim medis, kemudian kepada petugas TNI Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, pemadam dan lainnya, yang bertugas melayani masyarakat,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto. Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk bekerjasama dan bergerak bersama melawan pandemi corona.

“Sebagai langkah awal upaya pemerintah untuk mulai membiasakan masyarakat agar berdiam diri di rumah, untuk meminimalisir penyebaran corona. Masyarakat harap memaklumi kebijakan Pemerintah Kota Semarang ini,” tegasnya.

Pihaknya juga akan memasang pembatas jalan atau barrier, serta menempatkan petugas untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

“Nanti juga akan dibantu oleh jajaran TNI-Polri, dalam pengamanan ini,” pungkasnya.

Lihat juga...