Masker BC19 Solusi Kebutuhan Masker Rakyat

JAKARTA — Relawan kemanusiaan Dr dr Budi Laksono, MHSc menyebutkan di tengah pandemi virus corona atau COVID-19, saat ini masker langka. Bila ada harganya pun mahal. Selain itu masker yang dikenalkan adalah sekali pakai.

“Hari ini pemerintah baru mau akan bagi 12 juta masker pun, tidak akan penuhi kebutuhan kita. Pasien dan tenaga kesehatan akan didahulukan,” kata dr Budi Laksono dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cendana News, Minggu (22/3/2020).

DR. dr. Budi Laksono, MHSc – Foto: Ist

Menyikapi situasi yang terjadi, Budi Laksono pun terinspirasi membuat masker yang dinamai “Masker BC19”. Masker ini selain mudah karena setiap diri kita bisa membuat, juga murah

“Karena harga murah, bisa dipakai ulang jadi jatuhnya lebih murah lagi. Tidak lebih Rp2.500,” tandasnya.

Masker BC19 bisa dipakai ulang, dengan begitu masa pakai relatif lama (life time). Di samping itu juga ramah lingkungan karena limbah minim sehingga tidak mengotori lingkungan.

Dia menambahkan, masker BC19 adalah masker yang dibuat dari kain 2 lapis dan didalamnya bisa disisipkan kertas tisu.

“Kertas tisu harus dilapisikan di tengahnya. Menutup baik hidung dan mulut. Ukuran besar 20 x 10 cm. bagi anak disesuaikan,” jelasnya.

Bila sudah dipakai atau basah, kata dr Budi, tisu dilepas ganti baru. bila sudah dipakai direndam dan dicuci dengan sabun.

“Metode ini kami uji dengan uji spray (simulasi batuk) dan uji tiup membuktikan sekualitas dengan masker SNI,” pungkas dosen Undip yang juga peneliti ini. (Hid)

Lihat juga...