Pandemi Covid-19, Bogor Siapkan Insentif Pengurangan Pajak

Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranta  - Foto Ant

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor sedang mempertimbangkan untuk memberikan insentif, berupa pengurangan atau penghapusan pajak retribusi daerah.

Insentif tersebut diberikan kepada para pelaku usaha, agar terbantu dalam situasi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19. “Kami saat ini sedang menyusun pertimbangan di daerah, terkait kebijakan pemberian insentif berupa pengurangan atau penghapusan pajak retribusi daerah,” kata Kepala Bagian Hukum dan HAM Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranta, di Kota Bogor, Sabtu (28/3/2020).

Penegasan tersebut disampaikan, untuk menanggapi kebijakan Pemerintah Pusat di bidang finansial seperti membebaskan masyarakat dari angsuran kredit dan pajak, sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Alma menyebut, Pemkot Bogor berencana membuat regulasi di tingkat kota, dalam bentuk Keputusan Wali Kota tentang pembayaran pajak terhutang oleh restoran, hotel, tempat hiburan, dan lainnya, sebagai dampak dari penetapan KLB Covid-19. “Aturan ini harus sesegera mungkin diberlakukan, sebelum jatuh tempo pada 15 April 2020, terhadap pajak terhutang tersebut,” tandas Alma.

Alma yang sebelumnya pernah menjadi jaksa tersebut menjelaskan, langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Bogor akan menjadi bagian dari upaya pertahanan ekonomi dan sosial di seluruh lapisan masyarakat. “Jika nanti terjadi lockdown atau karantina masyarakat, maka antisipasi yang harus dilakukan dari sekarang adalah jangan sampai menimbulkan kepanikan luar biasa,” katanya.

Selain itu, beberapa keputusan strategis dalam penanganan penyebaran COVID-19, telah dilakukan oleh Pemkot Bogor seperti Keputusan Wali Kota tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Bogor, Keputusan Wali Kota tentang Status Tanggap Darurat Wabah Covid-19, Keputusan Wali Kota tentang Keadaan Luar Biasa (KLB) Kota Bogor dan Keputusan Wali Kota tentang Crisis Center Kota Bogor. (Ant)

Lihat juga...