Pemkot Bekasi Diminta Antisipasi Perpanjangan Libur Sekolah

Editor: Koko Triarko

Ketua DPRD kota Bekasi, Chairumah J Putro, Kamis (26/3/2020). –Foto: M Amin

BEKASI – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, mengingatkan pemerintah setempat untuk menyiapkan langkah antisipasi menyambut perubahan kalender akademik, menyusul perubahan jadwal atau wacana perpanjangan libur sekolah hingga 11 April 2020 yang ditetapkan oleh pusat.

“Seharusnya Pemkot Bekasi menyiapkan langkah antisipasi berkaitan dengan kalender akademik yang memang akan terjadi reschedule atau perubahan kalender akadmeik, jika terjadi perpanjangan libur sekolah atau belajar di rumah hingga 11 april 2020,” ungkap Sardi Effendi, dikonfirmasi Cendana News, Kamis (26/3/2020).

Dikatakan, bahwa surat edaran perpanjangan libur sekolah hingga 11 April 2020 sudah ada. Hanya tinggal menunggu keputusan Wali Kota Bekasi. Menurutnya, kemungkinan apakah libur diperpanjang akan  dilakukan evaluasi menjelang akhir bulan ini.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, Chairoman J Putro, mengingatkan segala keputusan terkait pendidikan harus mengedepankan keselamatan warga. Tanpa kecuali perpanjangan libur, jika tren wabah Covid-19 di kota Bekasi terus meningkat.

“Sekarang bukan pendidikan lagi, bukan juga ekonomi. Pendidikan saja sudah dikorbankan dengan meniadakan UN. Tetapi, sekarang adalah keselamatan nyawa manusia harus diutamakan di tengah darurat Covid-19 ini,” tegas Chairuman.

Terkait perpanjangan libur atau belajar di rumah bagi pelajar dari tingkat TK hingga SMP di Kota Bekasi, diakui Chairuman belum ada kepastian, karena itu kewenangan dari kepala daerah. Namun dia menegaskan, apa yang akan menjadi keputusan di Kota Bekasi pasti akan kopi paste dengan wilayah DKI Jakarta.

“Perintah Gubernur Jabar sudah jelas, agar wilayah perbatasan seperti Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Depok bisa meniru keputusan DKI. Artinya, kalau libur sekolah di DKI diperpanjang otomatis Kota Bekasi mengikuti. Termasuk untuk libur instansi lainnya,” tandasnya.

Namun, jelas dia, tentu tidak tergesa-gesa. Apalagi masa darurat Covid-19 sudah diperpanjang.

“Tunggu saja nanti diinformasikan jika sudah ada kepastian untuk perpanjangan libur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, dikonfirmasi terpisah, mengatakan libur sekarang masih ada lima hari lagi sampai 31 Maret 2020.

“Masih lama, sekarang lagi bahas dulu apakah perlu diperpanjang, nanti diinformasikan lebih lanjut. Karena perlu didiskusikan kembali seraya melihat perkembangan yang terjadi,” paparnya.

Dia juga menyampaikan masalah UN di Kota Bekasi sudah mengikuti kebijakan pusat, agar dihilangkan.

“Tentu ada skema lain yang dipersiapkan,” pungkasnya.

Lihat juga...