Pemprov Jateng Beri Bantuan Nasi Kotak Selama Dua Minggu

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Selama dua minggu ke depan, terhitung sejak Senin (30/3/2020), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membagikan makan siang gratis berupa nasi kotak bagi pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini diambil untuk membantu masyarakat ekonomi kecil, termasuk ojol, yang terdampak ekonomi akibat pandemi Corona yang saat ini terjadi.

“Bantuan tersebut merupakan inisiatif Pemprov Jateng dan Gubernur Ganjar Pranowo. Hari ini, (Selasa-red) ada 1000 nasi kotak. Besok kita rencanakan ada 1.500 nasi kotak yang akan kita bagikan mulai pukul 11.00 WIB di depan kantor Gubernuran,” papar Kepala Biro Umum Setda Jateng, Edy Supriyanta, di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (31/3/2020).

Budiman, pengemudi ojol, saat ditemui di depan kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (31/3/2020). –Foto: Arixc Ardana

Lebih jauh dijelaskan, dalam pengadaan nasi kota tersebut, pihaknya menggunakan anggaran dari APBD dan bantuan PNS secara sukarela. Di satu sisi, pihaknya juga tidak menutup pintu bagi masyarakat, yang ingin ikut menyumbang. Namun untuk memudahkan koordinasi, bantuan tersebut dalam bentuk nasi kotak, yang nantinya bisa langsung ikut dibagikan.

“Seperti kita ketahui, dampak dari pandemi corona ini, orderan penumpang bagi ojol juga turun, karena pembatasan aktivitas masyarakat. Pendapatan mereka pun menurun drastis dari hari normal. Meski sepi order, tapi mereka tetap nekat bekerja di tengah maraknya wabah,” tambah Edy.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Pemprov Jateng untuk memberikan bantuan nasi kotak secara gratis kepada ojol. Giat sosial itu rencananya akan berlangsung selama dua pekan.

Di satu sisi, meski awalnya hanya diperuntukan bagi ojol, namun nasi kotak tersebut juga diberikan kepada warga kurang mampu, hingga pekerja masyarakat yang tengah melintas. Seperti tukang sapu jalan, hingga petugas kebersihan atau tukang sampah.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh masyarakat, terutama para pengemudi ojol. Terbukti dalam kurun waktu singkat, sekitar 30 menit, seluruh nasi kota tersebut ludes dibagikan.

Hal tersebut disampaikan Budiman. Menurutnya, dengan adanya pembagian nasi kotak tersebut, dirinya dan kawan-kawan seprofesi, tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk makan siang di tengah sepinya order.

“Kita sampaikan terima kasih kepada Pemprov Jateng, Pak Ganjar. Hari ini saya baru dapat dua orderan. Padahal, biasanya dari pukul 06.00 WIB-12.00WIB itu setidaknya 10 kali oderan, dari antar siswa sekolah, pegawai sampai pengiriman makanan,” terangnya.

Belum lagi rasa was-was oleh ancaman virus Corona, karena mereka bisa bertemu siapa saja dan dari mana saja. “Namun ini tuntutan, sebab jika tidak bekerja juga tidak dapat uang. Persiapan sudah dilakukan, mulai dari pakai masker hingga sarung tangan. Mudah-mudahan tetap sehat dan terus bisa bekerja,” tandasnya.

Lihat juga...