Pendatang Tiba di Lamsel Wajib Lapor Cegah Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pemerintah Daerah Lampung Selatan (Lamsel) mengeluarkan kebijakan wajib lapor bagi pendatang, pemudik yang pulang ke wilayah di ujung pulau Sumatera tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, dalam edaran kepada masyarakat dari daerah terpapar Covid-19, jika ada yang menginap dan melewati diwajibkan melapor ke kepala desa tempat tujuan.

Nanang Ermanto dalam sejumlah kesempatan meminta sejumlah pihak berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19. Sebab kabupaten Lamsel menjadi pintu gerbang masuk dari pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni.

Meski belum memutuskan larangan serta penutupan (lockdown) di pintu masuk dan keluar Lamsel langkah antisipasi perlu dilakukan agar pendatang terpantau.

Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto (kanan) saat meninjau kesiapan pelabuhan Bakauheni dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, beberapa waktu lalu – Foto: Henk Widi

Anjuran wajib lapor menurut Nanang Ermanto harus ditindaklanjuti oleh aparat desa.

Peran serta aktif masyarakat, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan unsur terkait telah dilakukan.

Langkah yang dilakukan meliputi proses penyediaan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan. Protokol kesehatan harus dipatuhi oleh warga yang datang ke Lamsel dari luar daerah.

“Protokol kesehatan yang harus dilakukan dengan cara mengisolasi diri selama 14 hari setelah didata oleh aparat desa masing-masing dan didatangi petugas kesehatan,” ungkap Nanang Ermanto dalam keterangan yang diterima Cendana News, Sabtu (28/3/2020).

Protokol kesehatan bagi masyarakat diakuinya harus dilakukan untuk melakukan pencegahan. Sebab warga yang baru pulang ke Lamsel dari perantauan belum bisa dipastikan apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

Sejumlah protokol kesehatan yang dianjurkan menurutnya harus diikuti termasuk melakukan isolasi mandiri selama dua pekan tanpa bepergian keluar rumah.

Sebelumnya Nanang Ermanto bersama gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 melakukan sejumlah langkah. Langkah yang dilakukan diantaranya mendatangi pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan penyeberangan.

Sebab sebagai pintu gerbang masuk asal pulau Jawa melalui jalur laut diperlukan pengawasan ketat. Sejumlah prosedur direkomendasikan bagi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan ASDP Bakauheni.

Sejumlah rekomendasi yang sudah dijalankan di antaranya proses screening. Proses pemindaian memakai alat thermal gun telah ditempatkan pada pelabuhan Bakauheni di dermaga reguler dan eksekutif.

Fasilitas untuk penyemprotan disinfektan pada pintu keluar pelabuhan Bakauheni dipasang mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Langkah pencegahan di sejumlah desa dalam penanganan Covid-19 juga telah dilakukan oleh Pemkab Lamsel.

Langkah tersebut dengan meminta sejumlah perusahaan bisa memberikan bantuan fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) dan bantuan lain ke rumah sakit. Penyemprotan disinfektan pada sejumlah wilayah dianjurkan oleh pemerintah desa.

Selain wajib lapor bagi pendatang, upaya pencegahan Covid-19, Nanang Ermanto juga telah memberikan surat edaran. Surat edaran nomor:421/1441/IV.02/2020 pada satuan pendidikan dengan memperpanjang kegiatan belajar mengajar jarak jauh.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar jarak jauh tersebut semula hanya sampai (28/3) diperpanjang dari tanggal (30/3) sampai (12/4) mendatang.

Lihat juga...