Penderita Positif Covid-19 di Bekasi Raya 51 Orang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Jumlah positif Covid-19 di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus meningkat drastis hingga Minggu (29/3/2020), tercatat ada 51 kasus terkonfirmasi positif Corona di wilayah Bekasi Raya.

Rinciannya warga Kota Bekasi yang positif Covid-19 sebanyak 31 orang dan 20 warga Kabupaten Bekasi mengalami hal sama. Untuk itu, masyarakat Bekasi diminta waspada.

Data lonjakan di Kota Bekasi update Minggu (29/3/2020) hingga pukul 18.00 WIB Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah 117 orang dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 241 orang yang tersebar di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi.

Sedangkan 31 pasien positif Covid-19, masih menjalani isolasi atau karantina di rumah sakit rujukan pemerintah wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Satu diantaranya menjalani isolasi mandiri, sementara untuk jumlah kematian di Kota Bekasi masih nol.

Wilayah Kabupaten Bekasi, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Bekasi diketahui sebanyak 20 orang warganya dinyatakan positif corona, lonjakan jumlah positif Covid-19 juga terjadi signifikan sepekan terakhir.

Adapun 20 positif corona itu dengan rincian 13 orang masih dalam perawatan dan isolasi di rumah sakit, 3 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia positif Covid -19. Sedang Orang Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 382 orang yang tersebar di 23 Kecamatan.

306 orang dalam pemantauan dan 76 orang telah selesai pemantauan. Sementara Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah 104 orang dengan rincian 91 orang dalam pengawasan dan 13 orang selesai pengawasan. Angka tersebut di atas diprediksi terus melonjak.

“Berdasarkan data sebaran wilayah yang masuk zona merah yakni Kecamatan Tambun Selatan. Di wilayah tersebut paling banyak bahkan korban meninggal hampir semua dari wilayah tersebut,” ungkap dr. Alamsyah, Juru Bicara Pusat dan Koordinasi Covid -19 Kabupaten Bekasi, Minggu (29/3/2020).

Dikatakan wilayah selanjutnya adalah Kecamatan Tambun Utara, Cibitung dan di seluruh wilayah Cikarang. Alamsyah meminta warga Kabupaten Bekasi tetap tenang dan mengikuti anjuran pemerintah tidak keluar rumah dalam rangka menekan angka virus Corona.

Sementara lonjakan signifikan jumlah pasien positif Corona di Kota Bekasi diketahui dari hasil rapid test yang telah dilaksanakan dua hari lalu baik di Stadion Chandrabaga maupun secara door to door oleh petugas medis.

Meski kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Bekasi terus melonjak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, terus berusaha menenangkan warganya agar tidak panik. Dia berjanji pemerintah akan maksimal memutus penyebaran virus Corona.

“Pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberi ketenangan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Kendaraan AWC milik Polres Metro Bekasi Kota, melakukan penyemprotan di wilayah Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Diketahui hari ini Polres menurunkan dua kendaraan AWC di wilayah tersebut untuk melakukan penyemprotan disinfektan, Minggu (29/3/2020) – Foto: Muhammad Amin

Pantauan Cendana News di Bekasi, berbagai elemen terus melakukan penyemprotan disinfektan di setiap lingkungan baik organisasi kepemudaan, partai politik dan lainnya. Hal tersebut bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona di wilayah setempat.

Bahkan tidak sedikit, kompleks perumahan yang sudah menutup jalan lingkungannya dengan menuliskan khusus warga setempat diperbolehkan melintas. Ada juga tempat yang kerap dipakai warga berolahraga saat ini ditutup sampai batas waktu tidak ditentukan.

Lihat juga...