Penumpang di Daop 5 Turun Hingga 74 Persen

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, Selasa (31/3/2020) di Stasiun Purwokerto. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Okupasi penumpang di wilayah daerah operasi 5 Purwokerto menurun hingga 74 persen. Dalam kondisi normal, rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai 8.000 hingga 9.000, saat ini hanya antara 2.300 hingga 2.500 orang.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto mengatakan, menurunnya okupasi penumpang ini, membuat perjalanan kereta api (KA) yang dikurangi terus bertambah. Mulai tanggal 1 April, sebanyak 54 perjalanan KA di wilayah Daop 5 Purwokerto dibatalkan.

“Mulai besok, ada 54 perjalanan KA yang dibatalkan, mengingat okupasi penumpang juga terus menurun. Selain itu, pembatalan perjalanan KA ini juga dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk memutus penyebaran COVID-19 dengan mengurangi mobilisasi masyarakat di luar rumah,” terangnya, Selasa (31/3/2020).

Sebanyak 54 KA yang dibatalkan perjalanannya antara lain, KA Gayabaru malam Selatan, relasi Surabaya Gubeng – Purwokerto – Pasarsenen PP, KA Bogowonto, relasi Lempuyangan – Purwokerto – Pasar Senen PP, KA Gajahwong, relasi Lempuyangan – Purwokerto – Pasar Senen PP, KA Sawunggalih, relasi Kutoarjo – Purwokerto – Pasarsenen PP, KA Sancaka Utara, relasi Kutoarjo – Solo – Surabaya Pasar Turi PP, KA Kutojaya Utara, relasi Kutoarjo – Purwokerto – Jakarta kota PP, KA Kutojaya Selatan, relasi Kutoarjo – Kiaracondong PP, KA Logawa, relasi Purwokerto – Jember PP, KA Argo Lawu, relasi Solo – Gambir PP, KA Purwojaya, relasi Cilacap – Gambir PP dan lain-lain.

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, pembatalan perjalanan KA ini sudah mulai dilakukan PT KAI sejak tanggal 26 Maret lalu. Pembatalan dilakukan secara bertahap, pertama pada tanggal 26 Maret ada 8 KA yang dibatalkan, menyusul kemudian tanggal 29 Maret sebanyak 5 KA dan tanggal 1 April nanti, bertambah 14 KA.

“KAI kembali membatalkan perjalanan KA, tujuan Surabaya, Bandung maupun Jakarta, yang melewati Daop 5 Purwokerto. Sehingga total mulai 1 – 30 April 2020 , ada 54 perjalanan KA yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, yang dibatalkan perjalanannya”, jelasnya.

Sementara itu, salah satu calon penumpang yang membatalkan tiket KA, Ambar mengatakan, ia sudah memesan tiket untuk mudik lebaran ke Pemalang, yaitu menggunakan KA Kamandaka. Namun, melihat perkembangan penyebaran COVID-19 yang semakin meluas dan banyak daerah yang mulai melakukan karantina wilayah, maka ia memutuskan untuk membatalkan rencana mudiknya.

“Untuk pembatalan ini, biaya tiket dikembalikan full, jadi calon penumpang tidak rugi. Saya pilih membatalkan, karena rencana mudik membawa anak-anak,” tuturnya.

Lihat juga...