Pohon Tumbang di Jalinsum Akibatkan Kemacetan

Editor: Makmun Hidayat

Aiptu Zamhari, anggota Polsek Penengahan lainnya menyebut sejumlah warga telah melaporkan adanya pohon berpotensi tumbang. Ia menyebut koordinasi akan dilakukan dengan pihak desa pada lokasi pohon yang ditanam pada sepanjang tepi jalan. Sebab sejumlah pohon yang ada di tepi jalan berpotensi tumbang dan membahayakan pengendara yang melintas.

“Nanti dikoordinasikan dengan pihak desa dan unsur terkait agar ada pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang,” bebernya.

Habibi, salah satu warga Desa Banjarmasin menyebut pohon jati putih yang tumbang berusia lebih dari sepuluh tahun. Selain angin yang cukup kencang melanda wilayah tersebut usia pohon yang sudah tua diduga berimbas batang pohon keropos. Pembersihan batang,ranting pohon yang melintang di Jalinsum membuat jalan kembali bisa dilintasi.

“Masih banyak pohon di sepanjang Jalinsum yang berpotensi roboh akibat usia dan batang keropos,harapan kami pihak terkait melakukan pemangkasan,” beber Habibi.

Sejumlah pohon di tepi Jalinsum yang berpotensi roboh menurutnya jenis mahoni,jati putih. Berbagai jenis pohon penghijauan yang sengaja ditanam tersebut umumnya sudah berusia lebih dari sepuluh tahun. Proses perempelan ranting pohon yang kerap dilakukan petugas PLN agar tidak mengganggu kabel listrik rutin dilakukan. Namun saat musim penghujan dan angin kencang berimbas pohon rawan tumbang.

Selain pohon tumbang di Jalinsum Desa Banjarmasin, batang pohon mahoni menimpa bengkel warga Desa Pasuruan. Bengkel milik Jhon yang ada di tepi Jalinsum mengalami kerusakan tertimpa batang pohon mahoni. Angin kencang yang terjadi sejak pagi hingga siang menurutnya menjadi penyebab batang pohon patah. Meski terjadi kerusakan namun ia menyebut tidak terlalu parah dan segera diperbaiki.

Lihat juga...