PRESIDEN SOEHARTO: INDONESIA SUKSES BANGUN LANDASAN KUAT BIDANG EKONOMI DI PJP 1

Presiden Soeharto: Indonesia Sukses Bangun Landasan Kuat Bidang Ekonomi di PJP 1

Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar HM Soeharto dalam Temu Wicara pada Kunjungan Kerja ke Subang Jawa Barat (Panen Raya), 2 April 1994 menyebutkan, hal yang menggembirakan di awal Pembangunan Jangka Panjang (PJP) kedua adalah dapat menyaksikan suatu peristiwa yang sangat penting, yakni panen padi dengan mempergunakan pupuk urea tablet, dan ternyata hasilnya sangat menggembirakan.

“Kita bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena setelah 25 tahun kita membangun, mulai Pelita 1, akhirnya mencapai sasaran yang telah ditentukan oleh Garis Besar Haluan Negara. Strategi Pembangunan Jangka Panjang pertama, ialah menyusun landasan yang kuat bagi pembangunan berikutnya, khususnya dalam bidang ekonomi, yakni pembangunan industri yang kuat didukung oleh pertanian yang tangguh,” terang Pak Harto di acara panen raya.

Pak Harto menyebutkan, pertanian yang tangguh diperoleh bukanlah dengan jalan yang mudah, tapi  justru menghadapi berbagai kesulitan, tantangan dan kendala selama 25 tahun.

“Tapi karena ketekunan daripada para petani, penyuluh dan kita semuanya, tahapan daripada pembangunan pertanian, khususnya mengenai penyediaan pangan itu dapat kita capai,” terang Presiden Soeharto.

Sebelum memasuki Pembangunan Pelita 1, umumnya pertanian hanya dilakukan secara tradisional, hasilnya pun tidak begitu memadai. Akibatnya negara kekurangan pasokan beras yang berdampak kepada besarnya impor. Bahkan Indonesia menjadi negara pengimpor beras yang terbesar di dunia dan sangat menguras devisa.

Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, hal yang paling mendasar yakni dimulai dengan mengisi perut rakyat. Sebagaimana juga sasaran yang telah ditentukan secara sederhana dan pembangunan diutamakan untuk mencukupi kebutuhan pangan, sandang dan papan.

“Kita mengetahui, begitu harga-harga beras bergejolak akan mempengaruhi harga-harga lain. Banyak orang mengatakan ekonomi Indonesia ekonomi beras, hal tersebut tidak dapat dibantah, karena bagi rakyat kita, perutnya tidak bisa diisi dengan batu,” sebut Pak Harto.

Hal inilah yang menjadi pemikiran dari Pemerintahan Orde Baru, bagaimana caranya untuk meningkatkan produksi beras agar mencukupi kebutuhan pangan.

“Dengan adanya intensifikasi dengan Panca Usaha Tani, memperkenalkan bibit unggul, irigasi dan cara penanganan yang baik, penerapan teknologi tepat guna ternyata lebih baik daripada produksi tradisional, sehingga produksinya menjadi naik,” sebut Pak Harto.

Lihat juga...