Saham Prancis, Inggris dan Jerman Perpanjang Keuntungan

Indeks pasar saham Prancis CAC 40, melambangkan kenaikan indeks – Foto Ant

PARIS – bursa saham di Prancis, Inggris dan Jerman memperpanjang keuntungannya. Saham-saham Prancis menguat lagi pada perdagangan Kamis (26/3/2020), memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut.

Indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terangkat 2,51 persen atau 111,28 poin, dan ditutup di posisi 4.543,58 poin. Indeks CAC 40 juga melonjak 4,47 persen atau 189,60 poin menjadi 4.432,30 poin pada akhir perdagangan Rabu (25/3/2020). Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC, sebanyak 32 saham berhasil membukukan keuntungan.

Airbus, kelompok perusahaan produsen pesawat komersial Eropa, yang berbasis di Toulouse, Prancis, sahamnya melambung 20,46 persen. Menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips. Diikuti oleh saham perusahaan pertahanan multinasional Prancis Safran, yang nilainya melonjak 12,12 persen, serta perusahaan konsultan, layanan teknologi dan transformasi digital global Capgemini menguat 9,18 persen.

Sementara itu, perusahaan periklanan dan humas multinasional Publicis Groupe mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan. Nilai sahamnya kehilangan 6,05 persen.

Disusul oleh saham perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield yang berkurang 2,83 persen, serta perusahaan optik mata internasional berbasis di Prancis EssilorLuxottica turun 2,14 persen. Di Inggris, saham memperpanjang keuntungan di hari ketiga berturut-turut pada Kamis (26/3/2020). Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London naik 2,24 persen atau 127,53 poin, berakhir di 5.815,73 poin.

Indeks FTSE 100 juga melonjak 4,45 persen atau 242,19 poin menjadi 5.688,20 poin pada penutupan perdagangan Rabu (25/3/2020), setelah menguat sehari sebelumnya. Rentokil Initial, sebuah perusahaan jasa bisnis Inggris, melonjak 17,47 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan industri asuransi kesehatan dan jiwa Legal & General Group yang menguat 14,89 persen, serta perusahaan asuransi jiwa Standard Life Aberdeen meningkat 14,62 persen.

Di sisi lain, M&G Investments, perusahaan manajer investasi internasional, adalah pemain dengan kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan. Nilai sahamnya jatuh 6,58 persen. Diikuti oleh British Land, sebuah perusahaan properti komersial Inggris, yang merosot 3,77 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan Royal Bank of Scotland Group turun 3,11 persen.

Di Jerman, bursa saham mereka ditutup dalam posisi lebih tinggi pada perdagangan Kamis (26/3/2020). Ini merupakan kenaikan hari ketiga berturut-turut. Indeks acuan DAX 30 menguat 1,28 persen atau 126,70 poin, menjadi ditutup di 10.000,96 poin.

Indeks DAX 30 bertambah 1,79 persen atau 173,69 poin menjadi 9.874,26 poin sehari sebelumnya. Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen DAX, sebanyak 22 saham berakhir di wilayah positif dan sisanya di wilayah negatif.

Perusahaan pabrikan mesin pesawat terbang MTU Aero, mendapatkan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips. Nilai sahamnya melonjak 12,05 persen. Diikuti oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement yang meningkat 7,85 persen, serta perusahaan perangkat lunak SAP menguat 5,01 persen.

Sementara perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,87 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka JermanD eutsche Bank yang merosot 1,48 persen, serta perusahaan produsen otomotif Volkswagen turun 1,03 persen. Dan SAP adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 584,9 juta euro (646,2 juta dolar AS). (Ant)

Lihat juga...