Bantaran Kali Cakung di Bagol Masih Dipenuhi Sampah Liar

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Berbagai upaya sudah dilakukan pihak Kelurahan dan Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat belum membebaskan bantar Kali Cakung tepatnya di Jalan Bagol, berbatasan langsung dengan Kecamatan Pondok Melati.

Pantauan Cendana News, Rabu (8/4/2020), bantaran Kali Cakung, tepatnya di Simpang Bagol, Kelurahan Jatirahayu kembali dipenuhi sampah liar.  Padahal pihak Kecamatan Jatiasih sebulan lalu mengakui sudah membersihkan tempat tersebut.

Bahkan melalui keterangan resminya mengakui sudah kerap mengupayakan dengan bersurat ke PT PMU pemilik lahan agar dilakukan pemagaran guna menghindari terjadinya sampah liar. Tapi sepertinya belum bisa mengatasi persoalan sampah liar di wilayah tersebut.

“Harusnya ada tindakan tegas dari UPTD LH Kecamatan Jatiasih. Agar sampah liar tidak terus terjadi di Bagol,” ungkap Maman Warman, pegiat lingkungan di Kota Bekasi, Kepada Cendana News, Rabu (8/4/2020).

Dia mengaku sudah bosan, mengingatkan soal bantaran Kali Cakung di Bagol yang di jadikan areal sampah liar. Dia berharap ada aksi nyata tidak hanya sekedar berbalas pantun melalui media terkait penanganan sampah di liar di bawah jembatan simpang Bagol tersebut.

Untuk diketahui, Maman Warman bersama tim pencinta lingkungan sebelumnya sudah menggerakkan agar lingkungan setempat terbebas dari areal sampah liar dengan menanam pohon menggerakkan anak pramuka setiap akhir pekan.

Tapi, hal tersebut tidak mengurangi pembuangan sampah liar yang berasal dari warga yang tidak bertanggung jawab tersebut. Sampah liar tetap terjadi seolah tidak ada solusi.

Sebelumnya, melalui keterangan resminya pihaknya mengakui bahwa persoalan sampah liar di simpang Bagol tersebut kerap terjadi. Pihak kelurahan bersama bersama UPTD Kecamatan sudah beberapa kali melakukan pengangkutan.

Pihak Kelurahan Jatiluhur juga mengklaim sudah beberapa kali bersurat kepada PT PMU untuk memberi solusi atau memagar lokasi tersebut agar tidak ada yang membuang sampah liar di areal simpang Bagol.

Bahkan masih dalam rilis resminya pihak Kelurahan Jatiluhur akan melakukan koordinasi dengan Kelurahan Jatisari, Jatimurni,  Kecamatan Pondok Melati terkait sampah liar. Karena lokasi tersebut lokasinya persis di perbatasan tiga kelurahan.

Dari pantauan di lokasi, sampah liar masih terjadi. Bahkan sekarang sampah liar lebih menjorok ke dalam tidak bersempadan lagi dengan jalan umum. Tapi sangat riskan karena berada langsung di bibir bantaran Kali Cakung.

Lihat juga...