Baznas Perluas Wilayah Program ‘Cash for Work’

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperluas jangkauan program kegiatan cash for work untuk pekerja informal dan kelompok rentan yang berlokasi di lima wilayah, yakni di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Bogor hingga Kabupaten Garut.

Plt. Kepala Lembaga Pemberdayaan Ekonomi (LPE) Baznas, Deden Kuswanda mengatakan, sebanyak 50 orang yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), baik pedagang makanan, buruh harian lepas dan tukang ojek mengikuti program cash for work ini.

Dalam melaksanakan program kegiatan cash for work ini, Baznas lebih dulu melakukan pemetaan masyarakat yang terdampak perekonomiannya akibat krisis Covid-19.

“Kami juga bekerjasama dengan warung binaan Baznas, yaitu Zmart sebagai penyalur kebutuhan sembako untuk program ini,” kata Deden dalam rilisnya yang diterima Cendana News, Selasa (7/4/2020).

Dia menambahkan, kegiatan cash for work kali ini tidak hanya berupa kegiatan penyemprotan desinfektan di wilayah tempat tinggal para penerima bantuan saja. Namun juga pembuatan tempat cuci tangan sederhana dan memberikan edukasi mengenai pencegahan penyebaran Covid-19.

Sehingga, jelas dia, selain memberdayakan para pekerja informal dan kelompok rentan, Baznas juga fokus untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Maka, kami mengutamakan aksi cash for work yang berkaitan dengan kampanye pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Setelah melakukan tugas, para pekerja yang mengikuti program cash for work ini diberikan voucher sembako senilai Rp200.000/orang sebagai upah kerja yang dapat ditukarkan di warung binaan Baznas, Zmart.

Deden berharap, dengan kegiatan cash for work ini, selain meningkatkan kepedulian dengan pola hidup sehat, pemberian voucher sembako ini bisa membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas, Randi Swandaru menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memaksimalkan program cash for work agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat terakomodir.

“Meskipun dengan keterbatasan dana zakat yang ada, Baznas akan terus berjuang, mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu mereka yang membutuhkan dengan program-program yang berdampak langsung terhadap perekonomian mereka di tengah pandemi ini,” ungkapnya

Sebelumnya, kata dia, Baznas telah melakukan berbagai program cash for work yang masih berfokus di area Jakarta. Seperti pengemudi ojek online, sopir angkot, dan pelaku UMKM, yaitu penjahit keliling dan pedagang kecil.

Lihat juga...