Bertambah Tiga, Positif Covid-19 di Sumbar Jadi 21 Kasus

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Jumlah warga Sumatera Barat yang terpapar positif Covid-19 kembali bertambah tiga orang, dari hari sebelumnya 18 orang. Artinya ada 21 orang hingga hari ini dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah itu, baru satu orang yang sembuh, dan satu lagi dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumatera Barat, Jasman, mengatakan, melihat ke data update positif Covid-19 hari ini Selasa, 7 April 2020, adapun tiga orang yang baru dinyatakan positif Covid-19 ialah istri dari pasien pertama positif yang kini di rawat di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi. Pasien berusia 26 tahun dan riwayat perjalanan pasien, merupakan orang pulang dari daerah pandemi yakni Malaysia.

Sementara istri yang merupakan pasien pertama itu, pihak rumah sakit menyatakan dalam kondisi yang mulai membaik. Berdasarkan hasil swab pertama dinyatakan negatif, namun untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan swab sekali lagi.

“Pihak rumah sakit lagi menunggu hasil swab yang kedua. Jika negatif, maka yang bersangkutan bisa keluar rumah sakit sesuai anjuran dokter,” jelasnya, Senin (7/4/2020).

Jasman menyebutkan, untuk dua orang pasien lagi dari datang dari Kota Padang. Satu orang pria usia 38 tahun, dan satu orang lagi wanita usia 22 tahun. Mereka ketahuan positif Covid-19 setelah dilakukan test swab secara mandiri.

“Kondisi mereka berdua tidak menunjukkan gejala sama sekali. Saat ini mereka berdua masih Isolasi Mandiri,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk secara umum, total ODP hari ini ada 3.873 orang dalam pemantauan. Serta pasien dalam pengawasan ada 91 orang dan masih dirawat 21 orang dan dinyatakan negatif 63 orang, lalu yang melakukan isolasi mandiri di rumah ada 7 orang.

Menanggapi hal ini, Gubernur Sumatera Barat melihat perlu upaya kesadaran dari masyarakat, untuk mematahui aturan dan himbauan yang telah dikeluarkan. Seperti untuk menggunakan masker, melakukan aktifitasi di rumah saja, serta jaga selalu kesehatan.

“Saya berharap pemerintah kabupaten dan kota bisa menyampaikan kepada masyarakat di setiap daerah. Jangan anggap main-maian soal penanganan penyebaran virus Covid-19 ini. Sekarang kasus positif warga yang terpapar virus Covid-19 telah 21 orang,” ucapnya.

Untuk itu, Irwan berharap masyarakat tidak menanggap hal ini main-main soal antisipasi penyebaran penanganan covid 19 ini. Ia menyatakan saat ini persoalan Covid-19 merupakan persoalan serius bagi bangsa dan negara, karena terus berupaya menyelamatkan banyak orang dari virus mematikan tersebut.

Gubernur menyesalkan dengan sikap masyarakat yang seakan-akan memandang upaya yang dilakukan ini, seperti kerja yang tidak serius. Hal itu terlihat pada adanya kepala kampung yang dianiaya oleh warga, ketika tengah sosialisasi terkait antisipasi penyebaran Covid-19.

“Saat ini yang bersangkutan sudah ditangkap oleh pihak polres setempat dan kepala kampung sudah pulang dari rumah sakit dan penyembuhan di rumah. Semoga hal ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Selain telah melakukan upaya sosialisasi, Pemprov Sumatera Barat terus berupaya menyiapkan alat pelindung diri, dan dikirim ke rumah sakit- rumah sakit, dalam melakukan penanganan pasien yang terpapar Covid-19.

“Untuk itu, saya berharap betul kerja sama masyarakat, mari sama-sama berupaya mengantisipasi penyebaran virus Covid-19,” imbaunya.

Lihat juga...