Bintan Kembali Ekspor Santan Kelapa ke Jerman

Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, saat memeriksa produk santan kelapa yang diekspor ke Jerman – Foto Ant

BINTAN – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tanjungpinang, kembali melepas ekspor santan organik kelapa ke Jerman. Kali ini santan asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, dikirim dalam kemasan kaleng senilai Rp1,3 miliar.

Kepala BKP Kelas II Tanjungpinang, Donni Muksidayan menyatakan, ini merupakan ekspor santan kelapa ketiga kalinya oleh PT. Bionesia Organic Foods (PT.BOF). Perusahaan tersebut selaku pelaksana usaha sekaligus eksportir.

Berdasarkan data karantina di sistem IQFAST, hingga saat ini, total ekspor PT. BOF sudah mencapai 107,8 ton, dengan nilai sebesar Rp2,6 miliar. “Di tengah pandemi COVID-19 yang menerpa dunia, komoditas pertanian kita mampu ekspor ke Jerman adalah sebuah berkah bagi petani kita yang patut disyukuri, agar kesejahteraan petani semakin baik dari waktu ke waktu,” ujar Donni, Sabtu (18/4/2020).

BKP Tanjungpinang sudah melakukan pemeriksaan fisik terhadap bahan baku santan yang diekspor, berupa kelapa tua jambul yang dibeli PT. BOF dari petani kelapa di sekitar Provinsi Kepri. Sesuai amanah UU No.21/2019, PT. BOF, juga melaporkan produk olahan kelapanya yang akan diekspor ke Jerman kepada pejabat karantina pertanian. “Karantina Pertanian akan tetap melayani untuk memastikan kesehatan dan keamanan komoditas pertanian yang akan anda lalu lintaskan,” sebutnya.

Jerman sangat menyambut baik produk unggulan Indonesia berupa santan organik dari kelapa petani Kepri tersebut. “Ini juga jadi kesempatan bagus bagi petani kelapa, kelapa mereka akan terus dibeli perusahaan, asalkan memenuhi standar organik yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...