Corona Merebak, Warga Karimunjawa Dapat Bantuan Beras

JEPARA  – Warga Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan beras sebanyak 1,2 ton dari anggota dewan setempat untuk mengurangi beban masyarakat setempat menyusul terhentinya aktivitas usaha akibat wabah virus corona.

Bantuan beras 1,2 ton tersebut dari Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali dan koleganya Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jepara itu, secara simbolis diserahkan Imam Zusdi Ghozali kepada Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto untuk diserahkan kepada perwakilan Karang Taruna Desa Karimunjawa Agung Prasetyo dengan didampingi Babinsa Koramil 10/Karimunjawa Serka Lamadi Isa di Pelabuhan Jepara, Sabtu.

Ketua DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghozali di Jepara, Sabtu, mengungkapkan bantuan yang diberikan kepada warga Karimunjawa tidak hanya beras 1 ton, melainkan ada empat unit alat semprot, serta 100 kg beras dari anggota Fraksi PPP DPRD Jepara dan 100 kg dari Dinsospermasdes Kabupaten Jepara.

Sementara pendistribusiannya, lanjut dia, mendapat pengawalan dari Kodim 0719/Jepara.

Bantuan beras tersebut, akan dibagikan kepada kaum duafa dan nelayan sebanyak 5 kg per keluarga. “Semoga dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban warga masyarakat Karimunjawa,” ujarnya.

Ia juga mengimbau perusahaan-perusahaan di Kabupaten Jepara untuk menggalang dana bhakti sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Coorporate Social Responsibility/CSR) guna membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang terpencil.

Apalagi, lanjut dia, kegiatan investasi di Jepara juga berjalan lancar karena Dandim dan Kapolres telah menjamin keamanannya, sehingga saat ini sudah menjadi tugas perusahaan untuk distribusi CSR.

Sementara itu, Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Suharyanto, mengungkapkan, Kodim Jepara akan mengawal pendistribusian bantuan logistik tersebut ke Karimunjawa.

“Pengawalan tidak hanya dalam pengiriman dengan menggunakan kapal, namun akan mengawal hingga penyalurannya kepada warga,” ujarnya.

Bagi perusahaan atau pihak-pihak yang hendak menyalurkan bantuan untuk warga Karimunjawa, kata dia, pihaknya siap membantu dalam proses pendistribusian sampai ke sasaran.

Mewabahnya penyakit virus corona (COVID-19), berdampak pada nihilnya kunjungan wisatawan ke Pulau Karimunjawa yang juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Sementara jumlah penduduk di Kecamatan Karimunjawa diperkirakan mencapai 10.000-an jiwa lebih yang tersebar di lima kepulauan.

Di antaranya, di Pulau Kemojan, Pulai Genting, Pulau Nyamuk, Pulau Parang, dan Pulau Karimunjawa. (Ant)

Lihat juga...