Desa Tanggap Covid-19 di Kaltara Sudah Berjalan

Daftar 153 desa yang telah menganggarkan untuk Tanggap COVID-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) – Foto Ant

TARAKAN – Pelaksanaan Desa Tanggap COVID-19 di Kalimantan Utara (Kaltara), telah berjalan setelah diterbitkan Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltara Nomor : 045.4/0436/GUB, tentang Pembentukan Desa Tanggap COVID-19 pada Maret 2020.

“Ada 447 desa di Kaltara, hampir seluruhnya telah membentuk tim relawan COVID-19, dengan melaksanakan perubahan APBDes untuk melaksanakan pencegahan dan penanganan COVID-19 di Desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Kaltara, Amir, di Tarakan, Kamis (9/4/2020).

Dijelaskannya, desa yang sudah menganggarkan dana desanya untuk COVID-19, sudah pasti membentuk Satuan Tugas (Satgas) atau relawan. Tapi, ada desa yang telah membuat satgas atau relawan, belum tentu sudah menggunakan dana desa, karena ada yang melakukan secara swadaya. “Saat ini desa yang telah menganggarkan untuk Tanggap COVID-19 ada 153 desa. Dan, desa yang telah membentuk satgas atau relawan berjumlah 285 desa,” tambah Amir.

Relawan desa bertugas melindungi masyarakat dan pemerintah desa, yang pembentukannya dilaksanakan di tingkat kepala dusun, ketua Rukun Tetangga (RT), dan Rukun Warga (RW). “Mereka harus tunduk dan patuh pada amanat pemerintah dan dipimpin oleh kepala desa,” tandasnya.

Desa juga dituntut untuk melaksanakan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dengan mengoptimalkan keberadaan dana desa. “Belum ada laporan lanjutan dari kabupaten, tapi yang pasti program atau kegiatannya yaitu dalam rangka pencegahan dan penanganan COVID-19, seperti pembelian masker, sembako untuk masyarakat miskin atau kurang mampu sesuai kewenangan desa,” jelasnya.

Ada beberapa desa yang bisa dijadikan contoh untuk kegiatan pencegahan COVID-19. Seperti, di Kabupaten Bulungan ada Desa Gunung Sari dan Desa Pimping, untuk daerah perbatasan Kaltara ada Desa Balansiku, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. (Ant)

Lihat juga...