Difabel di Jember Jadi Sukarelawan Satgas Covid 19

Editor: Koko Triarko

JEMBER – Sebanyak 30 orang difabel yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas dan Center Advokasi (Perpenca) Jember, menjadi sukarelawan dapur umum Satgas Penanganan Covid 19. Kabupaten Jember saat ini telah melakukan karantina bagi ODP (orang dalam pengawasan), khususnya pemudik dari kota atau daerah merah di stadion Jember Sport Garden (JSG) di Kecamatan Ajung.

Tiga puluh orang relawan tersebut akan bergiliran selama 15 hari ke depan, sehingga setiap harinya akan ada dua orang difabel yang siaga di dapur umum tersebut.

“Sebagai sukarelawan di Dapur Umum, untuk menyediakan akomodasi bagi saudara-saudara kita yang sedang diisolasi di stadion JSG,” kata Moh. Zainuri Rofi’i, ketua Perpenca Jember saat ditemui Cendana News di gedung Liposos Jember, Senin (5/4/2020).

Menurut Zainuri, aksi yang dilakukan difabel Jember tersebut sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, sekaligus kepedulian para penyandang difabel Jember terhadap upaya bersama untuk pencegahan menyebarnya Covid-19, agar tidak makin meluas.

“Keberadaan kita di sini (dapur umum) untuk membantu masak dengan melakukan proses penyiapan bahan baku yang menjadi menu makanan,” tutur Zainuri, yang berprofesi sebagai guru di YPAC Jember.

Saat ditanya kondisi difabel Jember di tengah merebaknya Covid- 19 di kabupaten Jember, Zainuri mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan yang menyatakan terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah belum ada laporan yang menyatakan teman-teman terindikasi Corona, baik PDP atau ODP,” tegas penyandang celebral Palsy tersebut.

Sementara itu Eko Puji Purwanto yang ikut siaga di dapur umum Satgas Covid-19 Jember, sangat bersyukur bisa terlibat dalam momen tersebut.

“Alhamdulilah, sangat bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan ini,” kata orang yang akrab disapa Antok.

Antok juga berharap, difabel makin aktif berperan dan juga lebih sering dapat kesempatan lebih luas lagi. Sehingga makin bisa membuktikan di depan masyarakat Jember, secara khusus bahwa difabel mampu dan layak diberi kesempatan.

“Harapannya disabilitas selalu diberi kesempatan berperan aktif dalam program apa pun, dan semoga Covid -9 ini segera berlalu,” pungkas Antok, yang menjabat Anggota Dewan Pertimbangan Perpenca.

Lihat juga...