Kapolda Lampung Minta Jajaran Kenakan APD Saat Bertugas

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto, meminta anggotanya mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bertugas di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), guna mencegah penularan virus penyebab Covid-19.

Ia menegaskan, sejumlah alat pelindung diri yang digunakan meliputi masker dan baju hazmat lengkap, dalam proses penyemprotan disinfektan. Sebab, pelabuhan Bakauheni menjadi pintu keluar masuk ke pulau Sumatra.

“Penggunaan APD tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan personel yang bertugas, melainkan untuk menjaga kesehatan keluarga yang ada di rumah. Sebab, personel polisi di Pelabuhan Bakauheni kerap bersentuhan dengan banyak orang. Menjaga kesehatan dan kondisi fisik, penting dilakukan selama bertugas,” katanya, saat meninjau pelabuhan Bakauheni, Selasa (7/4/2020).

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto (kiri) mengunjungi pelabuhan Bakauheni memeriksa kesiapan pelabuhan Bakauheni untuk persiapan penangan Covid-19, Selasa (7/4/2020). -Foto: Henk Widi

Memasuki Operasi Keselamatan Krakatau 2020 yang digelar sejak (6/4) hingga (19/4), sejumlah langkah telah dilakukan Polres jajaran. Fokus operasi Keselamatan dilakukan untuk sosialisasi pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Langkah persiapan penambahan personel juga akan dilakukan untuk persiapan arus mudik  lebaran Idulfitri, meski ada imbauan tidak mudik.

“Langkah penyiapan personel untuk menghadapi arus mudik lebaran Idulfitri, tetap akan dilakukan Polda Lampung dengan tetap membantu pemerintah provinsi, dalam upaya pencegahan Covid-19 dan tetap mematuhi anjuran melakukan Physical Distancing,” terangnya.

Kapolda Lampung yang mengunjungi terminal eksekutif Anjungan Agung Bakauheni, juga meminta agar personel yang bertugas rajin mencuci tangan. Koordinasi dengan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, ASDP Bakauheni penting dilakukan selama masa tanggap darurat Covid-19. Sebab, pelabuhan menjadi perlintasan orang yang perlu mendapat pengawasan.

Sejumlah personel polisi yang bertugas di pelabuhan Bakauheni mulai melakukan pengetatan bagi kendaraan yang masuk. Dua unit kendaraan berisi cairan disinfektan disiapkan khusus di posko Operasi Keamanan Krakatau 2020.

Posko yang didirikan bersama dengan gugus tugas Covid-19 Pemda Lamsel, menyemprot setiap kendaraan yang akan masuk ke terminal antarmoda pelabuhan Bakauheni.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, yang ikut meninjau pelabuhan Bakauheni, juga mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mudik. Larangan ASN tidak mudik menjadi langkah Pemprov Lampung mendukung pencegahan pandemi Covid-19. Sebab, mudik berpotensi menjadi media pembawa Covid-19.

“Kepada seluruh ASN di Lampung kepada seluruh bupati dan walikota, agar mengingatkan dilarang meninggalkan daerahnya untuk pulang kampung,” tegas Arinal Djunaidi.

Kepada petugas yang berada di garda terdepan pulau Sumatra di Bakauheni, Arinal Djunaidi meminta tetap menjaga kesehatan. Protokol kesehatan selama bertugas bagi sejumlah tenaga medis, petugas pelabuhan dan unsur terkait harus dipenuhi. Sebab, wabah Covid-19 berpotensi terbawa oleh masyarakat yang melakukan kegiatan mudik. Langkah isolasi mandiri perlu dilakukan selama 14 hari bagi warga yang baru pulang ke Lampung.

Arinal Djunaidi menyebut, agar pemantauan pemudik ditingkatkan. Sejumlah fasilitas bilik disinfektan, tempat cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizier, menurutny cukup lengkap di pelabuhan Bakauheni.

Lihat juga...