Masyarakat Didorong Optimalkan Layanan Digital BPJS Kesehatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Di tengah penyebaran Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Semarang tetap menerima pelayanan administrasi kepesertaan, namun terbatas.

Layanan tersebut di antaranya pendaftaran peserta baru Pekerja Penerima Upah (PPU) khusus Pegawai Negeri, perubahan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), perubahan FKTP peserta PBI, pendaftaran bayi baru lahir peserta PBI, dan pengaduan peserta.

“Kita tetap memberikan layanan kepada masyarakat, namun tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan selama masa pandemi Covid-19. Kita telah menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus Covid-19, baik di ruang kerja ataupun di ruang pelayanan,” papar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, I Gusti Ayu Mirah S, di kantornya, Semarang, Jumat (3/4/2020).

Pencegahan tersebut termasuk pengukuran suhu tubuh setiap peserta, karyawan atau tamu, penyediaan hand sanitizer hingga sarana cuci tangan sebelum peserta memasuki ruangan kantor.

Tidak hanya itu, aturan social distancing juga diterapkan baik bagi peserta maupun pegawai di kantor, sesuai dengan petunjuk yang telah disediakan di seluruh lingkungan kantor BPJS Kesehatan Cabang Semarang.

“Diharapkan dengan adanya kebijakan tersebut, potensi penyebaran virus Covid-19 dapat diminimalisir,” tandasnya.

Di satu sisi, Gusti Ayu juga mendorong agar peserta BPJS Kesehatan juga lebih memaksimalkan layanan digital, melalui aplikasi Mobile JKN atau Care Center BPJS Kesehatan 1500400.

“Ada banyak layanan yang bisa diakses, seperti layanan pendaftaran peserta, penambahan anggota keluarga, perubahan kelas rawat, perubahan identitas peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), hingga perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” tegasnya.

Selain itu, peserta juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan peserta melalui Chat Asistant JKN-KIS (Chika) di nomor 08118750400, serta dapat juga melalui Facebook Messenger BPJS Kesehatan RI, dan Telegram BPJSKes_bot .

“Melalui aplikasi digital ini, kita harapkan juga semakin mempermudah layanan kepada peserta, sehingga di tengah-tengah pandemi seperti sekarang ini pelayanan peserta tetap dapat dilaksanakan dimana pun peserta berada, tanpa harus mengunjungi kantor BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Lihat juga...