Musim Gadu, Petani di Landak Diimbau Melanjutkan Tanam Padi

PONTIANAK  – Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Sahbirin, mengimbau seluruh Kepala Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan (BP2K) di kabupaten itu untuk membimbing petani agar terus menanam padi dan tidak berhenti pada musim rendengan ini.

“Jumat kemarin kami melakukan rapat on ine dan kita mengimbau kepada para kepala BP2K untuk terus memberikan bimbingan kepada para petani. Hal ini kita lakukan untuk menindaklanjuti arahan ibu Bupati Landak,” kata Sahbirin di Ngabang, Sabtu.

Sesuai siklus tanam yang ada, setelah musim rendengan selesai dipanen, mari  dilanjutkan tanam pada musim gadu.

Tidak lupa Kepala DPPKP Kabupaten Landak memberikan arahan kepada petugas Penyuluh Pertanian dan Petani untuk tetap semangat bekerja di lahan pertanian dengan tetap menjaga jarak aman (physical distancing) karena kondisi pada saat ini.

“Petani harus dibantu oleh BP2K untuk mempersiapkan musim tanam gadu dan petani harus menyediakan cadangan pangan rumah tangganya (lumbung pangan) sendiri di rumah, agar tidak kekurangan bahan pangan,” tuturnya.

Ia juga mengimbau masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Landak untuk sementara waktu ini, tidak melakukan acara mengumpulkan banyak orang seperti pesta panen padi atau naik dango.

“Sesuai dengan arahan Bupati Landak, Saya kembali mengimbau masyarakat Kabupaten Landak untuk sementara waktu ini tidak melakukan acara yang mengumpulkan banyak orang seperti pesta panen padi atau naik dango. Saya juga berharap masyarakat bisa mengoptimalkan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan, seperti menanam sayuran atau buah-buahan,” kata Sahbirin.

Di tempat terpisah Bupati Landak, dr. Karolin Margaret Natasa, meminta Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak melalui Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan (BP2K) agar dapat memberikan sosialisasi ke masyarakat.

“Saya berharap DPPKP Landak melalui BP2K dapat mensosialisasikan imbauan saya kepada masyarakat, sehingga kita bersama-sama bisa melakukan pencegahan COVID-19 secara cepat. Selain itu, para petani saya meminta agar dapat menanam tanaman pangan tambahan baik di pekarangan rumah maupun area lahan lain yang bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam,” kata Karolin. (Ant)

Lihat juga...