Negara Wajib Selamatkan Pekerja Migran dari Covid-19

KUPANG – Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia, Gabroel Goa, meminta agar negara wajib menyelamatkan pekerja migran Indonesia (PMI) di tengah pandemi Covid-19.

“Negara wajib menyelamatkan mereka dengan melaksanakan protokol kesehatan bagi PMI yang pulang atau dipulangkan, dengan cara melakukan karantina selama 14 hari dan mengecek kondisi kesehatan mereka sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” katanya di Kupang, Sabtu (11/4/2020).

Bagi mereka yang masih bertahan di luar negeri, kata dia, melalui Perwakilan RI di luar negeri wajib hukumnya membantu mereka, termasuk biaya kesehatan jika ada di antara mereka yang dinyatakan positif Covid-19.

“Jika di negara tempat PMI bekerja berkeras meminta mereka pulang, negara wajib menjemput mereka dan sesuai protokol kesehatan melakukan karantina selama 14 hari,” katanya.

Dia juga mengimbau seluruh warga bangsa untuk tidak menolak pekerja migran di kampung halamannya dengan alasan Covid-19.

“Mereka semua adalah saudara kita yang harus diselamatkan,” kata Sekretaris II Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO) ini.

Padma Indonesia juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bekerja sama melakukan sosialisasi pencegahan, sekaligus ikut berpartisipasi aktif dalam bergotong-royong menyelamatkan korban Covid-19 melalui tim medis, demikian Gabroel Goa. (Ant)

Lihat juga...