Operasi Keselamatan Krakatau 2020 Fokus Cegah Covid-19

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kepolisian Resor Lampung Selatan menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2020, guna menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk ikut mencegah penyebaran Coronavirus Disesase (Covid-19), terutama di akses masuk pulau Sumatra.

Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo, mengatakan operasi tersebut sama dengan operasi keselamatan yang kerap digelar sebelumnya. Fokus pendirian posko Operasi Keselamatan di pelabuhan Bakauheni dilakukan untuk mengecek kendaraan angkutan umum. Langkah yang dilakukan, menurutnya dengan memberikan bantuan masker, imbauan jaga jarak, disinfeksi serta sosialisasi pencegahan Covid-19.

Sasaran yang dilakukan kepada para pengemudi kendaraan bus, travel, angkutan pedesaan. Sebab, sejumlah kendaraan tersebut mengangkut penumpang asal pulau Jawa menuju Sumatra dan sebaliknya.

Langkah preventif dilakukan juga kepada penumpang, agar menjaga kesehatan. Pengecekan suhu tubuh dengan thermal gun dilakukan untuk memeriksa kesehatan penumpang.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo (kedua dari kanan) dan Ivan Rizal (kiri) dalam kegiatan Operasi Keselamatan Krakatau 2020 di pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (6/4/2020). -Foto: Henk Widi

“Penyemprotan disinfektan dilakukan pada sejumlah kendaraan, terutama bagian gagang pintu, kursi penumpang dan kami bagikan masker bagi warga yang akan menyeberang ke pulau Jawa memakai kapal,” terang AKBP Edi Purnomo, di pelabuhan Bakauheni, Senin (6/4/2020).

Operasi Keselamatan Krakatau 2020, menurut AKBP Edi Purnomo digelar mulai 6 April hingga 19 April mendatang. Kegiatan operasi, menurutnya sekaligus persiapan menjelang masa puasa Ramadan dan Lebaran Idulfitri. Fokus operasi yang melibatkan unsur kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Organda difokuskan pada pencegahan Covid-19.

Ia menyebut, meski ada imbauan agar masyarakat tidak mudik, sebagian warga yang sudah mudik dianjurkan mengikuti protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang harus dipenuhi, meliputi melaporkan diri kepada aparatur desa dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Selain itu sesuai maklumat Kapolri, masyarakat diimbau menunda kegiatan menimbulkan keramaian.

“Imbauan kepada masyarakat agar tetap melakukan social distancing dan physical distancing, kalau tidak penting jangan keluar rumah,” terang mantan Kapolres Mesuji, tersebut.

Seluruh personel Polres Lamsel, juga diimbau untuk terlibat dalam operasi tersebut. Selain turun ke sejumlah titik, personel juga akan menyampaikan sosialisasi melalui spanduk, selebaran dan media sosial.

Kegiatan operasi keselamatan yang digelar tersebut dilakukan secara nasional selama 14 hari, dalam rangka Cipta Kondisi menjelang Idul Fitri 2020 di tengah wabah Covid-19.

Ketua DPC Organda khusus Bakauheni, Ivan Rizal, mengaku mengapresiasi langkah Polres Lamsel. Sebab, di terminal antarmoda Pelabuhan Bakauheni terdapat puluhan pengemudi bus, travel dan angkutan pedesaan. Sosialisasi pencegahan Covid-19 sekaligus membantu pengemudi. Sebab, selama ini pengemudi mengalami kesulitan mendapatkan masker.

“Selama masa Covid-19, pengemudi mengalami penurunan hasil, sulit mendapatkan masker dan hari ini dibantu oleh Polres Lamsel,” cetusnya.

Peran serta petugas kesehatan dan kepolisian, diakuinya ikut mengedukasi para pengemudi. Kepada para kru mobil juga dibagikan masker dan penyiapan disinfektan pada setiap kendaraan. Kru kendaraan yang kerap berhubungan dengan penumpang diharuskan memakai hand sanitizer. Cara tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Lihat juga...