Pemda Sikka Terima Seribu ‘Rapid Test’ dari Pusat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Pemerintah kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menerima kiriman 1.000 alat Rapid Test dari Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dikirim menggunakan pesawat Hercules CN 295 milik TNI Angkatan Udara.

Rapid Test yang diterima ini diprioritaskan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang KM. Lambelu asal kabupaten Sikka, sebanyak 173 orang yang sedang ditampung di gedung Sikka Convention Center (SCC) dan aula rumah jabatan bupati Sikka.

“Kami akan pergunakan Rapid Test ini untuk memeriksa penumpang KM. Lambelu yang sedang menjalani masa karantina,” kata bupati Sikka, NTT, Fransiskus Roberto Diogo, Kamis (9/4/2020).

Bupati Sikka, NTT, Fransiskus Roberto Diogo saat ditemui di rumahnya, Kamis (9/4/2020). Foto: Ebed de Rosary

Robi sapaannya mengatakan, alat ini akan diserahkan kepada dinas Kesehatan di Posko Covid-19 agar bisa dipergunakan untuk memeriksa pasien yang diduga terserang virus Corona.

Dirinya meminta agar masyarakat kabupaten Sikka tetap tenang terutama kepada anggota keluarganya yang sedang menjalani karantina terpusat agar jangan panik karena pemerintah akan melakukan pekerjaan sesuai protokoler penanganan pasien Covid-19.

“Mereka kita akan awasi dan obat selama 14 hari menjalani karantina dan semuanya aman di lokasi karantina. Anggota keluarga mereka harap tetap bersabar untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala dinas Kesehatan kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, mengatakan, pihaknya sedang menunggu hasil swab tiga ABK KM. Lambelu yang dikirim ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut Sekretaris Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka ini, setelah adanya pemeriksaan menggunakan rapid test dan terindikasi terjangkit virus Corona maka harus diperiksa swab.

“Harus tetap dilakukan pemeriksaan swab untuk memastikan para ABK tersebut positif Covid-19 atau tidak.Hasil rapid test menunjukkan dalam tubuh orang tersebut sudah ada virus,” ungkapnya.

Petrus juga membantah kebenaran mengenai pengumuman bahwa 3 ABK KM. Lambelu itu negatif Corona, seraya menegaskan bahwa segala informasi resmi berasal dari Posko Covid-19 kabupaten Sikka.

“Segala informasi resmi mengenai Covid-19 hanya dikeluarkan oleh Posko Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka. Kalau di luar itu saya tidak tahu,” tuturnya.

Lihat juga...