Pemkot Sorong Buka Penerbangan Seminggu Sekali

Wali Kota, Lambert Jitmau, didampingi unsur Muspida saat memberikan keterangan resmi kepada masyarakat kota Sorong – Foto Ant

SORONG – Pemerintah kota Sorong, Provinsi Papua Barat akhirnya membuka aktivitas penerbangan masuk dan keluar daerah tersebut.  Namun hanya diberikan satu kali penerbangan dalam seminggu, sebagai langkah menekan penyebaran pandemi COVID-19.

Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau mengatakan, kebijakan karantina wilayah dengan menutup operasional pesawat penumpang masuk dan keluar kota Sorong, merupakan salah satu upaya agar jangan sampai masyarakat terpapar corona.

Namun, mempertimbangkan situasi daerah Pemerintah Kota Sorong membuka kembali akses penerbangan untuk pesawat penumpang. Menurutnya, penumpang yang melakukan penerbangan keluar dari kota Sorong diberikan kebebasan.

Tetapi, penumpang yang datang dari luar kota Sorong dibatasi dan dikhususkan bagi yang memiliki kartu tanda penduduk Provinsi Papua Barat. Penumpang yang pergi maupun datang di beberapa Domine Edward Osok Sorong, harus melalui pemeriksaan ketat dan memenuhi standar operasional prosedur pencegahan COVID-19.

Kebijakan membuka akses penerbangan seminggu sekali ke seluruh wilayah Indonesia tersebut berlaku sejak 14 hingga 28 April 2020. Kebijakan akan ditinjau kembali, sesuai dengan perkembangan daerah.

“Kebijakan ini dilakukan bukan untuk kepentingan politik atau kepentingan pemerintah daerah, tetapi untuk menyelamatkan masyarakat kota Sorong dari penyebaran virus Corona yang saat ini melanda belahan dunia,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...