Pemprov Sumbar Siapkan Tempat Karantina Antisipasi Lonjakan Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PAYAKUMBUH – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sediakan sejumlah tempat karantina untuk orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 untuk wilayah Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang mengunjungi tempat karantina, mengatakan, sejumlah tempat sudah disiapkan untuk karantina menampung tenaga medis dan ODP yang membutuhkan penanganan COVID-19.

Di antaranya Balai UPTD Balai Pelatihan Peternakan Kesehatan Hewan 22 kamar, BLK Payakumbuh 16 kamar dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Regional Bukittinggi sebanyak 118 kamar.

Menurutnya, kebijakan ini digulirkan karena dimungkinkan jumlah ODP semakin besar beberapa waktu ke depan. Apalagi tidak ada larangan mudik dari pemerintah pusat meski mereka otomatis akan jadi ODP saat pulang kampung.

“Meski tidak ada larangan mudik, masyarakat tidak perlu mudik ke Sumatera Barat dulu. Pengendalian penyebaran virus corona akan menyulitkan bagi petugas,” katanya, Jumat (3/4/2020).

Irwan Prayitno menjelaskan ada kemungkinan akan terjadi lonjakan OPD dan PDP dikarenakan pada puncak kepulangan mudik bagi perantau pada bulan Ramadan nanti. Untuk itu pemerintah juga menyediakan beberapa tempat, seperti Asrama Diklat PPSDM Bukittinggi, Asrama Haji Padang, gedung UPTD BPP dan Asrama BLK Padang Panjang.

“Sementara untuk Covid-19 ringan kita akan tempatkan pada asrama diklat BPSDM Sumbar, gedung UPTD Balaikop dan asrama diklat Balpelkes,” ucap gubernur.

Dalam peninjauan itu, terlihat Gubernur Sumatera Barat sangat puas dengan kondisi tempat yang akan digunakan sebagai lokasi karantina. Gubernur juga meninjau kondisi bangunan, ruangan, sarana dan prasarana yang ada.

“Saya sangat puas dengan peninjauan ini dan berharap bisa mengatasi penyebaran Covid-19 di daerah Sumatera Barat. Tinggal melengkapi apa yang kurang saja. Mudah- mudahan ini cepat teratasi,” sebutnya.

Kemudian pada kesempatan itu Irwan Prayitno juga menyerahkan bantuan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 100 set untuk membantu penunjang tugas dalam mengawasi pasien karantina di UPTD Balai Pelatihan Peternakan Kesehatan Hewan Payakumbuh Dinas Perternakan Sumatera Barat.

Sementara untuk di Kota Padang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat juga telah menyiapkan tempat karantina. Setidaknya ada 98 blok untuk karantina ODP.

Kepala Bappeda Kota Padang, Medi Iswandi, menjelaskan lokasi karantina sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 untuk wilayah Kota Padang. Tempat karantina itu bagi ODP tanpa gejala yang pernah kontak langsung dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif COVID-19, selain itu juga disediakan mobil untuk menjemput ODP tersebut.

“Kita akan tempatkan karantina di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin, Kota Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Padang, Barlius mengatakan, Pemko Padang perlu mengambil langkah yang tepat, agar situasi Covid-19 tidak menyebar semakin meluas.

“Langkah ini kita lakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19, karena banyaknya orang dari daerah terjangkit yang datang ke Padang,” ucapnya.

Lihat juga...