Penumpang KM. Lambelu Siap Jalani ‘Rapid Test’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Penumpang kapal KM. Lambelu yang turun di pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/4/2020) asal kabupaten Sikka, sebanyak 173 orang siap menjalani pemeriksaan rapid test setelah sebelumnya dalam pemeriksaan rapid test awal ditemukan 3 ABK KM. Lambelu terindikasi positif Covid-19.

Pemeriksaan rapid test dengan mengambil sampel darah para penumpang dan dilakukan pemeriksaan di laboratorium Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS TC Hillers Maumere. Dilakukan di hari ketujuh sejak awal perjalanan para penumpang.

“Soal rapid test saran dokter ahli dilakukan di hari ketujuh agar bisa didapat hasil yang meyakinkan. Makanya kami akan melakukan besok sekitar jam 9 pagi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Jumat (10/4/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, saat ditemui di Posko Covid-19, Jumat (10/4/2020). Foto: Ebed de Rosary

Petrus mengatakan, setelah hari ke 14 juga dilakukan pemeriksaan rapid test kembali dan langkah berikutnya dilakukan swab agar sampelnya bisa dikirim ke laboratorium BKTL Surabaya.

Para penumpang KM. Lambelu asal kabupaten Sikka sebutnya, berjumlah 173 orang yang mana mereka dikarantina terpusat di gedung Sikka Convention Center (SCC) sebanyak 133 orang. Sementara di aula rumah jabatan bupati Sikka sejumlah 40 orang.

“Sosialisasi tetap dijalankan dan Posko Covid-19 siaga 24 jam. Para penumpang kapal Lambelu berjumlah 173 orang yang dikarantina di SCC dan aula rujab bupati Sikka sampai hari ini mereka baik-baik saja,” terangnya.

Dari jumlah 173 orang penumpang tersebut, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini, terdapat 3 orang ibu hamil dan anak-anak 5 orang sementara sisanya orang dewasa.

Ada 4 orang sebut Petrus, yang kemarin Kamis (9/4/2020) mengalami flu dan petugas kesehatan telah memeriksa serta menangani mereka sehingga kondisinya sudah mulai membaik.

“Kondisi 4 orang kemarin flu dan sudah diperiksa serta ditangani. Keadaan mereka telah membaik dan tenaga kesehatan telah melakukan penanganan, semoga mereka baik-baik saja,” harapnya.

Sebanyak 4 orang yang mengalami gejala flu kata Petrus, sudah dipisahkan dengan penumpang lainnya agar nanti lebih mudah saat dilakukan pemeriksaan rapid test terhadap semua penumpang.

Kepala Pelni cabang Maumere, Surahman, mengatakan, pihak manajemen telah memutuskan agar keempat kapal Pelni yakni KM .Lambelu, Siguntang, Umsini dan Sirimau untuk sementara tidak bersandar di pelabuhan Laurens Say Maumere.

Keempat kapal tersebut tetap berlayar sesuai rutenya tapi tidak bersandar di Maumere dimana keputusan ini diambil sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus Corona.

“Empat kapal ini tetap berlayar tetapi untuk sementara waktu tidak bisa bersandar di pelabuhan Laurens Say Maumere,” ungkapnya.

Lihat juga...